News Update

Akselerasi Pemulihan Hunian, Pemkab Aceh Tamiang Mulai Verifikasi Lapangan Bantuan Rumah Tahap I

 



Aceh Tamiang , IMC – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang resmi memulai proses verifikasi lapangan bagi calon penerima bantuan perbaikan rumah tahap pertama. Langkah strategis ini diambil guna memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel sesuai dengan tingkat kerusakan bangunan yang dialami masyarakat. Selasa (20/01/26)


Proses verifikasi ini menggunakan instrumen formulir resmi yang mencakup penilaian mendalam terhadap beberapa komponen utama bangunan, mulai dari fondasi, struktur kolom, rangka atap, hingga kondisi dinding dan lantai. Penilaian dilakukan secara transparan oleh petugas lapangan dengan mengklasifikasikan tingkat kerusakan menjadi tiga kategori: Rusak Ringan, Rusak Sedang, dan Rusak Berat.


“Verifikasi ini bukan sekadar pendataan administratif, melainkan peninjauan teknis secara detail. Setiap kerusakan, baik itu keretakan pada beton maupun penurunan fondasi, dihitung bobotnya untuk menentukan besaran bantuan yang akan disalurkan,” ujar perwakilan tim teknis verifikasi lapangan.




Beberapa poin krusial yang menjadi fokus dalam formulir verifikasi tersebut meliputi:

Struktur Utama: Pemeriksaan kondisi fondasi/sloof dan kolom/balok untuk menjamin keamanan bangunan.

Bagian Atas: Peninjauan rangka atap (kuda-kuda) dan penutup atap yang berisiko membahayakan penghuni.

Fisik Bangunan: Penilaian kondisi dinding dan lantai secara menyeluruh.


Selain melakukan pengecekan fisik, petugas juga melakukan pendataan identitas pemilik berdasarkan NIK dan KK serta pengambilan dokumentasi foto sebagai bukti autentik kondisi bangunan di lapangan.


Bupati Aceh Tamiang, Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., menegaskan bahwa tahap verifikasi yang ketat merupakan kunci keberhasilan program pemulihan hunian ini.


​"Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berkomitmen agar bantuan, baik yang bersumber dari anggaran daerah maupun pusat, dapat segera direalisasikan. Kami ingin memastikan setiap rupiah yang disalurkan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan untuk mewujudkan hunian yang layak dan aman," tegas Armia Pahmi.


Pemerintah Kabupaten mengimbau masyarakat agar kooperatif dan mendampingi petugas selama proses verifikasi berlangsung. Informasi yang akurat dari warga sangat diperlukan guna mempercepat proses validasi dan kelancaran penyaluran bantuan tahap pertama ini.

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment