Misi Kemanusiaan Terintegrasi: IDI Kota Subulussalam Terjunkan Tim Ahli ke Aceh Tamiang dan Aceh Timur
Aceh Tamiang, IMC – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Subulussalam melaksanakan aksi kemanusiaan maraton di wilayah Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Dengan membawa misi "Bakti Sosial Terintegrasi", IDI menerjunkan tim gabungan yang terdiri dari 20 personel ahli untuk menangani krisis air bersih, pangan, dan kesehatan bagi warga terdampak bencana. Jumat (26/12/25)
Ketua rombongan IDI Kota Subulussalam, dr. Diva Musda R, Sp. An menyampaikan bahwa aksi ini melibatkan empat divisi utama yang bekerja secara simultan di lapangan: Tim Gali Sumur, Tim Dapur Umum, Tim Kesehatan (Mobile Clinic), dan Tim Media Center.
Dalam misi yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari hingga hari Minggu ini, IDI Kota Subulussalam memfokuskan pada tiga target utama:
Penyediaan Air Bersih (20 Titik Sumur): Hingga hari ini, tim telah menyelesaikan 4 titik sumur bor. "Hari ini kita melanjutkan titik kelima dan seterusnya. Kami membawa langsung tim ahli dan peralatan sumur dari Medan untuk memastikan kualitas air yang dihasilkan layak konsumsi," ujar dr. Risdianti.
Ketahanan Pangan (5 Titik Dapur Umum): IDI mengaktifkan 5 titik dapur umum dengan suplai logistik yang mencukupi untuk kebutuhan satu pekan. Tim membawa seluruh peralatan masak dan bahan makanan langsung dari Kota Subulussalam agar tidak membebani sumber daya lokal yang terbatas.
Layanan Kesehatan (Mobile Clinic): Tim medis bergerak secara proaktif mendatangi posko pengungsian dan pemukiman warga. Layanan yang diberikan meliputi pengobatan konvensional, terapi infus, hingga tindakan bedah minor. Tim ini diperkuat oleh dokter spesialis penyakit dalam, spesialis kandungan, hingga spesialis kulit.
dr. Diva Musda R, Sp. An menekankan bahwa model bantuan yang mereka bawa adalah bantuan yang bersifat hulu ke hilir. Tidak hanya memberikan obat, tetapi juga memperbaiki sanitasi dan asupan gizi.
"Harapan kami, lembaga-lembaga lain juga bisa menerapkan bakti sosial terintegrasi seperti ini. Saat ini masyarakat sangat membutuhkan air bersih yang berkelanjutan dan dapur umum yang tersuplai dengan baik," tambahnya.
Setelah menyelesaikan agenda di Aceh Tamiang, rombongan dijadwalkan bertolak ke Aceh Timur pada siang ini untuk melanjutkan misi serupa di titik-titik pengungsian lainnya. Dalam pelaksanaannya di lapangan, IDI Subulussalam juga bersinergi erat dengan relawan LifeGuards Aceh Rescue Team yang turut mendampingi operasional dapur umum dan layanan medis di area Kantor DPRK Aceh Tamiang.

