News Update

Anggota DPRD Medan PKB, Hj. Romauli, Mengajurkan Donatur Fokus ke Kebutuhan Mendesak Pasca-Banjir: Kompor, Kelambu, hingga Rehabilitasi Total!

 




Aceh Tamiang, IMC Bencana banjir yang melanda Aceh Tamiang menyisakan duka mendalam dan kebutuhan yang kian mendesak. Di tengah tumpukan bahan makanan yang melimpah dari tingginya kesadaran donasi masyarakat, terkuak fakta bahwa kebutuhan krusial penyintas kini telah bergeser dari sekadar makanan menjadi alat-alat vital untuk bertahan hidup dan memulai rehabilitasi. Senin (15/12/25) 


Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Bd. Hj. Romauli Silalahi, SST. Mgbt. MKM, telah hadir langsung di lokasi sebagai relawan. Dari peninjauan langsung di posko-posko pengungsian, Hj. Romauli menyampaikan data lapangan yang sangat penting bagi para donatur.


"Kami telah mendata langsung di setiap posko. Logistik bahan makanan sudah sangat menumpuk, bahkan Kapolres juga mengonfirmasi bantuan sudah cukup banyak. Ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat yang ingin berbagi. Namun, masalahnya adalah bahan makanan ini perlu dimasak. Posko dapur umum rencananya akan ditutup tanggal 18 Desember 2025, dan masyarakat bingung harus memasak pakai apa. Rumah mereka hancur, kompor dan peralatan sehari-hari semua hanyut," tegas Hj. Romauli.


Hj. Romauli mendesak agar donasi saat ini difokuskan pada kebutuhan yang benar-benar mendesak dan spesifik, agar bantuan tidak sia-sia. Kompor adalah kebutuhan paling urgen saat ini karena masyarakat kehilangan semua alat dapur. Kelambu, Matras, Tender (Terpal/Tenda Kecil), Selimut, dan Pampers untuk bayi, serta Roti sebagai makanan siap saji yang praktis, sangat dibutuhkan. Ketersediaan pakaian, khususnya yang memadai, masih menjadi isu di lapangan.


Lebih dari sekadar logistik, Hj. Romauli menyoroti kebutuhan paling fundamental dan jangka panjang, Rehabilitasi Total.


"Yang paling urgen sebenarnya adalah alat berat," kata Hj. Romauli. "Rumah-rumah yang hancur dan hanyut memang tidak bisa diperbaiki, tetapi dengan direhabilitasi, masyarakat setidaknya bisa membangun kembali kehidupan mereka, walaupun sekadar gubuk atau tenda. Yang terpenting, lapak mereka tidak hilang. Tanggung jawab penyediaan alat berat ini pastinya ada pada Pemerintah. Kami sebagai pribadi dan bagian dari bangsa akan terus berupaya membantu bentuk-bentuk bantuan yang urgen saat ini."




Dalam kunjungannya, Hj. Romauli Silalahi didampingi langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Armia Pahmi, MH., dan Dandim 0117 Aceh Tamiang Letkol Arm. Raden Subhi Fitra Jaya S. Sos. M. M.


Bupati Armia Pahmi menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga atas empati dan bantuan yang telah mengalir dari masyarakat Medan dan Partai Kebangkitan Bangsa.


"Sekali lagi saya ucapkan kepada masyarakat Medan dan Partai PKB Provinsi Sumatera Utara terima kasih banyak yang tidak terhingga," ucap Bupati Armia Pahmi.


Hj. Romauli juga menyampaikan harapannya agar Ketua Umum DPP PKB, Bapak Muhaimin Iskandar (Cak Imin), yang hari ini juga hadir di tengah-tengah masyarakat Aceh Tamiang, dapat semakin mengintensifkan bantuan dan mendengarkan langsung keluhan warga.


"Mudah-mudahan dengan kehadiran beliau (Cak Imin) bisa mendengarkan apa yang menjadi keluhan masyarakat, sehingga bantuan itu tepat sasaran dan memang yang dibutuhkan masyarakat," tutup Hj. Romauli.


PKB Membangkitkan. PKB Solusi Bangsa.

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment