News Update

PERFIMA Menuju 2026: Harapan, Strategi, dan Kemenangan untuk Indonesia Berkarya



Jakarta, IMC- Setelah ditetapkannya kepengurusan Perkumpulan Film Musik dan Media (PERFIMA) Indonesia periode 2025–2029, babak baru perjalanan organisasi ini resmi dimulai. Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi kreativitas nasional, memajukan industri film, musik, dan media, serta mendorong lahirnya karya-karya inovatif yang mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung global. Dengan mengusung tagline “Indonesia Berkarya”, PERFIMA menegaskan komitmennya untuk menjadi lokomotif perubahan dan inspirasi bagi para insan kreatif di seluruh Nusantara.

Harapan Baru untuk Ekosistem Kreatif Indonesia

PERFIMA menatap 2026 dengan semangat pembaruan dan optimisme besar. Organisasi ini berharap dapat:

1. Membangun ekosistem kreatif yang lebih inklusif, profesional, dan berdaya saing global. 

2. Menjadi wadah pemersatu bagi pelaku film, musik, dan media yang selama ini tersebar di berbagai komunitas.

2. Menghasilkan terobosan-terobosan kreatif yang mencerminkan kekayaan identitas budaya Indonesia. 

3. Meningkatkan literasi, kompetensi, dan kapasitas pelaku industri kreatif di era digital yang terus berubah cepat.

PERFIMA percaya bahwa melalui kolaborasi, integritas, dan semangat inovasi, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat kreativitas di kawasan Asia.

Langkah Strategis Menuju 2026

Untuk mewujudkan visi tersebut, PERFIMA merumuskan beberapa langkah strategis:

1. Konsolidasi Internal dan Penguatan Organisasi. Menyelaraskan visi dan misi seluruh pengurus 2025–2029.

Memperkuat struktur organisasi dan jaringan mitra kreatif. Membangun sistem kerja profesional, transparan, dan berorientasi hasil.

2. Program Peningkatan Kapasitas Pelaku Kreatif. Menyelenggarakan workshop, masterclass, dan pelatihan bersertifikat internasional. Menghadirkan program inkubasi bagi talenta muda untuk mempercepat lahirnya karya inovatif. Membangun pusat riset dan literasi kreatif untuk memantau perkembangan teknologi, produksi, dan distribusi.

3. Pengembangan Karya dan Produksi Nasional. Mendorong kolaborasi lintas sektor antara film, musik, dan media untuk menciptakan produk kreatif yang bernilai tinggi. Menyediakan ruang dan platform bagi kreator untuk menampilkan karya mereka, baik secara nasional maupun internasional. Membentuk ekosistem produksi yang lebih efisien dan berkelanjutan melalui teknologi terkini seperti AI, efek visual mutakhir, dan digital storytelling.

4. Kemitraan Strategis dan Diplomasi Kreatif. Menjalin kerja sama dengan pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas kreatif. Mengembangkan kemitraan dengan lembaga internasional untuk memperluas akses pasar global. Melakukan diplomasi budaya melalui festival, pameran, dan pertukaran kreatif lintas negara.

5. Literasi Media dan Penguatan Etika Profesional. Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konten sehat, kreatif, dan bertanggung jawab. Mendorong profesionalisme, integritas, dan etika kerja para pelaku industri film, musik, dan media.

Menjemput Kemenangan Kreatif di 2026

PERFIMA meyakini bahwa kemenangan dalam dunia kreatif bukan hanya diukur dari penghargaan atau prestise internasional, tetapi dari kemampuan bangsa untuk terus melahirkan karya yang:

1. Menginspirasi masyarakat,

2. Memberdayakan talenta lokal,

3. Mengangkat budaya Indonesia,

4. Mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif secara signifikan.

Dengan spirit “Indonesia Berkarya”, PERFIMA berkomitmen menjadikan 2026 sebagai tahun konsolidasi, kebangkitan, dan percepatan inovasi kreatif. Semangat ini diharapkan mampu membangkitkan gelora baru di kalangan pelaku industri film, musik, dan media bahwa masa depan kreatif Indonesia tidak hanya cerah, tetapi penuh peluang untuk menorehkan kemenangan yang lebih besar. (Rachman Salihul Hadi / Humas)

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment