Kabid PSP Turun Langsung,Pantau Optimasi Lahan Non Rawa di Banda Mulia
Aceh Tamiang, IMC – Program pembangunan pertanian melalui Optimasi Lahan Non Rawa seluas 1.000 hektar di Kabupaten Aceh Tamiang resmi dimulai, menunjukkan sinergi kuat antara pihak sipil dan TNI dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Kegiatan ini dimonitor langsung oleh Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (Kabid PSP) Dinas Pertanian, Syahputra, S.Hut, bersama para Babinsa setempat, di lima desa Kecamatan Banda Mulia pada hari Senin (10/11/25).
Program Optimasi Lahan Non Rawa ini, yang didanai oleh APBN Tahun Anggaran 2025, mencakup total tiga kecamatan (Banda Mulia, Rantau, dan Karang Baru) yang melibatkan 23 Kelompok Tani (Poktan). Seluruh pengerjaan dilaksanakan secara swakelola oleh Kelompok Tani, memastikan partisipasi dan kepemilikan masyarakat lokal.
Secara rinci, sebaran program tersebut adalah:
Kecamatan Karang Baru: 6 desa, 6 kelompok tani.
Kecamatan Banda Mulia: 5 desa, 10 kelompok tani.
Kecamatan Rantau: 4 desa, 7 kelompok tani.
Kabid PSP, Syahputra, S.Hut, menjelaskan bahwa monitoring difokuskan pada sebelas titik kegiatan di Kecamatan Banda Mulia, yang meliputi pekerjaan Galian Normalisasi Long Storage dan Saluran Pasangan Baru.
"Ada sebelas titik yang melakukan optimasi Non Rawa di Kecamatan Banda Mulia. Yang menentukan bisa atau tidak program Non Rawa itu adalah pihak Unsyiah (Universitas Syiah Kuala), dinas hanya mengajukan. Pihak Unsyiah yang memverifikasi, merekomendasi kegiatan, serta melaksanakan Site Investigation and Design (SID)-nya," ujar Syahputra.
Berikut adalah rincian proyek konstruksi di Kecamatan Banda Mulia:
Suka Jadi Saluran Pasangan Baru 2 Rp 244.536.000,- 290 meter.
Paya Rahat Galian Normalisasi Long Storage 3 Rp 189.474.000,- 1.800 meter.
Suka Mulia Upah Saluran Pasangan Baru 1 Rp 223.560.000,- 255 meter.
Suka Damai Saluran Pasangan Baru 2 Rp 213.440.000,- 242 meter.
Kegiatan ini merupakan bukti nyata sinergi pihak sipil (Dinas Pertanian) dan Babinsa dalam memberikan pendampingan dan dukungan terhadap program strategis pertanian di wilayah Aceh Tamiang. Diharapkan optimasi ini dapat meningkatkan produktivitas lahan non rawa dan kesejahteraan petani di kawasan tersebut.

