$type=sticky$cate=0$cm=0$count=4$show=home$t=oot$snip=0$meta=0$rm=0

Serbuan Vaksinasi Covid-19 Mobile dan Terpusat TNI di Brebes

SHARE:

Brebes | Jateng, IMC –  Kodim 0713 Brebes terus menggelar vaksinasi covid-19 walaupun di bulan Ramadhan, baik secara mobile/berkeliling ke t...


Brebes | Jateng, IMC – Kodim 0713 Brebes terus menggelar vaksinasi covid-19 walaupun di bulan Ramadhan, baik secara mobile/berkeliling ke tempat-tempat keramaian serta pemukiman ataupun terpusat. Jumat (8/4/2022).

Tampak petugas kesehatan TNI dari Klinik Pratama Kartika 13 Brebes, sedang melakukan vaksinasi kepada masyarakat umum di Makodim Brebes, berbarengan dengan pelaksanaan penyaluran BTPKLWN-TNI (Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima, Warung, dan Nelayan).

Disampaikan Dandim Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan, bahwa kodim terus berupaya mengakselerasi penanganan covid-19 di wilayah Kabupaten Brebes. Tentunya jika pekerjaan dilakukan secara bersama-sama maka tugas itu akan menjadi lebih cepat dan mudah.

“Upaya ini untuk memudahkan masyarakat umum mendapatkan vaksin covid-19 dari tahap satu sampai tiga booster,” ujarnya.

Lanjutnya, capaian vaksinasi covid-19 merupakan indikator turunnya level PPKM suatu daerah, sehingga perlu dipacu.

Haikal kembali mengimbau agar masyarakat bisa memanfaatkan sentra-sentra vaksinasi covid-19 terdekat, sebab imunitas masyarakat merupakan prioritas pemerintah dalam penanganan pandemi.

Sementara itu disampaikan Kopka Dilly selaku salah satu Nakes dari Klinik Pratama Kartika 13 Brebes, untuk total capaian vaksinasi covid-19 hari ini yaitu 58 orang dari hasil 24 orang vaksinasi terpusat di Makodim Brebes dan 34 orang vaksinasi mobile di Kecamatan Banjarharjo.

“Untuk jenis vaksin yang diberikan yaitu astrazeneca, covovax, dan moderna. Kemudian dari jumlah 58 orang, untuk dosis I sebanyak 7 orang, dosis kedua 11 orang, dan dosis ketiga/booster 40 orang,” bebernya.

Untuk diketahui, sehari sebelumnya (7/4), serbuan vaksinasi covid-19 keliling/mobile sasarannya adalah masyarakat umum di wilayah Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba, termasuk pengunjung TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Kluwut.

Menurutnya, dengan metode vaksinasi jemput bola itu maka masyarakat diharapkan lebih termotivasi untuk divaksin. (Aan/Red)

COMMENTS

Iklan

[/fa-book/ THE LATEST NEWS]_$type=blogging$cate=2$count=3&snip=0