Sekda Aceh Tamiang: Harus Ada Perubahan





Aceh Tamiang, IMCSekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang Drs. Asra membuka kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2023 di Kecamatan Seruway, Selasa (8/3/22), adalah rangkaian Musrenbang RKPD Tahun 2023 terakhir yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.

Bertempat di aula Kantor Camat Seruway, Musrenbang RKPD Aceh Tamiang Tahun 2023 Kecamatan Seruway dibuka oleh Sekretaris Daerah, Drs. Asra, yang didampingi oleh Camat setempat, Anggota DPRK Aceh Tamiang Dapil II serta unsur Forkopimcam Seruway.

Asra menyampaikan, kondisi jalan lintas Seruway yang belum memiliki lampu penerangan jalan umum (PJU).

“Hari ini, bagaimana camat harus berkoordinasi dengan para datok penghulu, agar di setiap Kampung dapat memasang lampu jalan, baik itu swadaya atau lewat dana CSR,” ucap Sekda.

Disebutkan, keberadaan sangat berguna, terlebih kurang dari sebulan lagi, umat muslim di seluruh dunia akan menyambut hadirnya bulan Ramadhan. Karenanya Sekda mengingatkan perlunya perubahan kondisi guna menyongsong bulan mulia tersebut.

“Hari ini, mobilitas dari dan ke Seruway sangat tinggi. Belum lagi, kita akan menyambut bulan Ramadhan. Keberadaan PJU sangat berguna bagi pengguna jalan, khususnya di malam hari,” jelasnya lagi.

Masih dalam kesempatan yang sama, Sekda mengajak seluruh aparatur pemerintahan yang ada untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong. Ia menyebutkan, budaya itu kian hari makin nampak luntur dalam kehidupan sosial-budaya masyarakat di Bumi Muda Sedia. Padahal, tambahnya, budaya gotong royong sudah ada sejak zaman nenek moyang dahulu.

“Mari berubah. Setiap momen harus ada perubahan. Mari kita berikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutur Sekda lugas.

Terkait usulan dalam Musrenbang RKPD kali ini, Sekda meminta para datok penghulu supaya mengusulkan kegiatan yang berskala prioritas atau sangat penting. Hal ini, terangnya, karena mulai tahun depan, DOKA yang diterima Aceh hanya 1 persen saja, yang tentu berdampak pada pengalokasian dana tersebut kepada pemerintah kabupaten/kota di Aceh.

“Datok penghulu dan masyarakat silakan usulkan kegiatan yang sangat bermanfaat walaupun hanya satu kegiatan, namun memiliki efek atau kontribusi yang sangat besar untuk masyarakat,” pungkas Sekda.

Sementara dalam laporan Camat Seruway, M. Hans Martha Kesuma, menerangkan beberapa usulan hasil dari musrenbang kampung dan kegiatan pra musrenbang kecamatan yang telah digelar pihaknya.

“Ada beberapa titik yang terus menerus menjadi usulan, yakni infrastruktur seperti jalan dan jembatan. Untuk itu, dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan sangat diharapkan agar segala kegiatan dapat berjalan dengan maksimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan, di tahun ini sesuai dengan visi-misi, akan fokus pada pembangunan rumah dhuafa. Hans menyebutkan, pihak kecamatan bersama pemerintah kampung sudah melakukan survei guna pembangunan rumah layak huni tersebut guna diusulkan dalam APBK 2023.

Hans turut menyampaikan kepada para datok penghulu perihal pembangunan tanggul Sungai Tamiang akan menggunakan APBA. Selain itu, ia juga mengusulkan kegiatan untuk pembenahan lahan pertanian di Kampung Suka Ramai yang memiliki tanah semi gambut.

“Satu lagi permasalahan, yaitu di lahan pertanian Kampung Suka Ramai. Karena tekstur tanah semi gambut, yang senantiasa bergerak, terutama ketika air naik, maka tanaman budidaya di atasnya akan terganggu,” jelasnya.

Musrenbang di Kecamatan Seruway dihadiri oleh para Kepala/perwakilan OPD, para Kepala Mukim, Datok Penghulu dalam Kecamatan Seruway, Tim Bappeda. 

Post a Comment

Previous Post Next Post

نموذج الاتصال