$type=sticky$cate=0$cm=0$count=4$show=home$t=oot$snip=0$meta=0$rm=0

Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Raih Penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik

SHARE:

  Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan memberikan sambutan pada aacara Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik, Kamis ( 23/12/2021 ) ...

 



Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan memberikan sambutan pada aacara Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik, Kamis ( 23/12/2021 )

Jakarta, IMC
- Komisi Informasi (KI) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, hadir sekaligus menyerahkan secara simbolis Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Provinsi DKI Jakarta Tahun 2021 di Balai Agung, Kamis (23/12/2021). Penganugerahan ini merupakan apresiasi terhadap lembaga yang memberikan keterbukaan informasi publik terbaik di Jakarta.  Kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari monitoring dan evaluasi (monev) badan publik Provinsi DKI Jakarta 2021 yang telah diselesaikan KI Provinsi DKI Jakarta.

Ada 15 Badan Publik yang menerima penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Tahun 2021 salah satunya adalah Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anis Baswedan Memberikan Penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Utara dalam "Kegiatan Presentasi tahapan Monitoring dan Evaluasi Badan Publik Tahun 2021 pada Senin, 25 Oktober 2021 lalu, oleh Muhammad Sopyan Iskandar Alam, selaku Kasi Intelijen Kejari jakarta Utara secara Virtual"


Sementara pemberian penghargaan tersebut di wakili oleh Andrian Al Mas'udi, selaku Kasubsi Ekonomi, Keuangan dan Pengamanan Pembangunan Strategis Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

Dalam sambutannya, Gubernur Anies Baswedan menjelaskan bahwa sudah seharusnya lembaga-lembaga yang bergerak mengelola kepentingan publik untuk terbuka sebagai bagian dari demokrasi, di mana masyarakat memiliki hak mengetahui apa yang telah dikerjakan lembaga tersebut.

 “Kita berada di ranah publik, menjalankan amanat dengan sumber daya yang dititipkan oleh publik. Karena itu, harus bisa menyampaikan informasi secara lengkap kepada publik, agar publik bisa menyadari apa yang mereka dapat. Sehingga, proses demokrasi berjalan dengan baik,” jelas Gubernur Anies, dikutip dari Siaran Pers PPID ( Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi ) Provinsi DKI Jakarta.

Gubernur Anies berharap, melalui penghargaan ini akan mendorong lembaga atau instansi di DKI Jakarta untuk mengelola informasi publik dengan baik, sehingga dapat meningkatkan indeks keterbukaan informasi yang berdampak pada optimalnya good governance.

“Harapannya nanti, Indonesia indeksnya (indeks keterbukaan informasi publik) makin hari makin tinggi, dan sejalan dengan semangat kita, yakni keterbukaan informasi yang bermura pada aspek good governance,” terang Gubernur Anies.

“Kita juga berharap pada teman-teman di Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta terus berkolaborasi untuk kita sama-sama meningkatkan kualitas informasi kita,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Gubernur Anies juga memaparkan bahwa Jakarta memiliki keuntungan yakni partisipasi publiknya amat tinggi. Hal tersebut juga patut dipandang sebagai kesempatan untuk terus meningkatkan aspek keterbukaan informasi publiknya.

“Kita sadari bahwa di Jakarta ini partisipasi publik sangat tinggi, maka ini harus dipandang sebagai aset berbagai kesempatan untuk bergerak cepat meningkatkan sekaligus memproyeksi. Kenapa? Karena, partisipasi publiknya tinggi. Bila sesuatu berjalan baik, maka didorong lebih cepat. Bila perlu koreksi, maka akan bisa dilakukan dengan cepat,” tandasnya.

Untuk diketahui, Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta melakukan monitoring dan evaluasi kepada 155 Badan Publik. Dengan metode pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ), ada sebanyak 128 Badan Publik yang mengembalikan SAQ.

Pada tahun ini, dari Badan Publik yang telah mengembalikan SAQ, diverifikasi oleh tim penilai menurut kelengkapan dokumen maka terpilih 45 Badan Publik dari 15 Kategori yang berlanjut ke tahap presentasi online. Hasil presentasi online dari 45 Badan Publik tersebut, terpilih 15 Badan Publik yang memiliki nilai tertinggi berdasarkan kategori masing-masing.

 Berikut daftar penerima Anugerah Keterbukaan Informasi Tahun 2021;

• Kategori Badan terbaik adalah Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta

• Kategori Dinas terbaik adalah  Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta

• Kategori Biro terbaik adalah Biro Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta

• Kategori Pemerintah Kota/ Kabupaten Administrasi terbaik adalah Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat

• Kategori Rumah Sakit Umum Daerah Type A dan B terbaik adalah RSUD Pasar Minggu

• Kategori Badan Usaha Milik Daerah terbaik adalah PT MRT Jakarta (PERSERODA)

• Kategori Kantor Pertanahan terbaik adalah Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Pusat

• Kategori KEJAKSAAN NEGERI terbaik adalah Kejaksaan Negeri Jakarta Utara

• Kategori Kepolisian Resor terbaik adalah Kepolisian Resor Jakarta Selatan

• Kategori Lembaga Non Struktural terbaik adalah Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta

• Kategori Partai Politik terbaik adalah Partai Nasdem DKI Jakarta

• Kategori Kecamatan terbaik adalah Kecamatan Kembangan

• Kategori Kelurahan terbaik adalah Kelurahan Tanah Sareal

• Kategori SMAN terbaik adalah SMA Negeri 33 JAKARTA

• Kategori SMPN terbaik adalah SMP Negeri 1 JAKARTA.

( Muzer/ PPID )

COMMENTS

Iklan

[/fa-book/ THE LATEST NEWS]_$type=blogging$cate=2$count=3&snip=0