$type=sticky$cate=0$cm=0$count=4$show=home$t=oot$snip=0$meta=0$rm=0

Selamatkan Keuangan Negara 17,3 Milyar, BPJS Ketenagakerjaan Berikan Penghargaan dan Apresiasi atas Kinerja JPN Kejari Jakarta Selatan

SHARE:

  Jakarta,IMC - BPJS Ketenagakerjaan memberikan piagam penghargaan kepada bidang Datun ( Perdata dan Tata Usaha Negara ) Kejaksaan Neger...

 




Jakarta,IMC- BPJS Ketenagakerjaan memberikan piagam penghargaan kepada bidang Datun ( Perdata dan Tata Usaha Negara ) Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan ( Kejari- Jaksel ) sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejari Jaksel yang telah berhasil menyelematkan atau memulihkan keuangan negara mencapai Rp 17 miliar lebih.

"Penghargaan diberikan kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan atas kerja sama dan peran serta dalam peningkatan kepatuhan program BPJS Ketenagakerjaan," kata Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati DKI Jakarta, Herry Hermanus Horo, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/11/2021).


Sebelumnya, Kepala Seksi Datun Kejari Jaksel Sunarto,S.Pd,SH.MH bersama tim JPN melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, yang  bertempat di Hotel The Trans Luxury Bandung, Jumat ( 12/11/2021 ) Piagam penghargaan BPJS Ketenagaakerjaan  ( BPJamsostek ) yang ditandatangani oleh seluruh kepala cabang BPJS Ketenagakerjaan wilayah Jakarta Selatan diberikan kepada Kejari Jaksel yang diwakili Kasi Datun Sunarto.  

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan total pemulihan Keuangan Negara yang telah dicapai dalam kurun waktu sejak April 2021 s/d November 2021 sebesar Rp. 17.351.136.917,- (tujuh belas milyar tiga ratus lima puluh satu juta seratus tiga puluh enam ribu sembilan ratus tujuh belas rupiah).

Disisi lain selain itu, tim JPN pada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) telah melakukan bantuan hukum non litigasi kepada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Salemba dan Gambir. Bantuan hukum yang diberikan tim JPN Datun Kejari Jakpus pada Rabu 17 November sampai 18 November 2021, terkait permasalahan piutang iuran perusahaan peserta program jaminan sosial.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kejari Jakarta Pusat yang dihadiri Jaksa Pengacara Negara (JPN), pengurus BPJS Ketenagakerjaan dan pihak perusahan yang dipanggil. [Muzer/Rls]

COMMENTS

Iklan

[/fa-book/ THE LATEST NEWS]_$type=blogging$cate=2$count=3&snip=0