$type=sticky$cate=0$cm=0$count=4$show=home$t=oot$snip=0$meta=0$rm=0

Sasaran Jalan Usaha Tani TMMD 12 Kodim 0309/Solok, Masuk Tahap Finishing

SHARE:

  Kab Solok, IMC - Program TMMD Reg Ke-112 Kodim 0309/Solok di Nagari Koto Sani dan Nagari Tanjung Alai Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten...

 

Kab Solok, IMC - Program TMMD Reg Ke-112 Kodim 0309/Solok di Nagari Koto Sani dan Nagari Tanjung Alai Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok, sejumlah sasaran fisik capaiannya sudah di atas 80 persen. 

Memasuki pekan terakhir, sejumlah sasaran fisik capaiannya sudah di atas 90 persen. Hanya tinggal irigasi di Jorong Padang belimbing Nagari Koto Sani yang capaiannya masih pada kisaran 45 persen karena medannya yang sulit. Untuk pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) yang dikerjakan Satgas TMMD yang terletak di Nagari Tanjung Alai, Kecamatan X Koto Singkarak sudah mencapai 80 persen. 

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0309/Solok mengungkapkan, pengerjaan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) ini waktunya tergolong lebih cepat dari yang ditargetkan. Hal ini dikarenakan dalam pengerjaannya dilakukan pada saat pra sudah di kebut.

“Sebenarnya untuk buka jalan usaha tani ini sudah rampung dikerjakan, namun karena ada tambahan pemasangan batu kali dan beberapa hari ini cuaca kurang bersahabat sehingga untuk langsir material batu dan pasir jadi terkendala. 

Keberadaan jalan usaha tani ini harus bisa memberikan nilai tambah bagi petani dan khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat utamanya petani dan di lokasi jalan usaha tani ini juga ada potensi wisata goa ngalau,”.

Kita semua berharap, dengan adanya jalan usaha tani ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kapasitas produksi pangan sehingga petani dapat merasakan langsung manfaatnya. Tentunya mobilitas petani akan lebih mudah, demikian pula dengan alat mesin pertanian, pupuk maupun hasil panen. 

“Kami berpesan kepada warga masyarakat khususnya para pengguna jalan usaha tani untuk ikut merawat sasaran fisik program TMMD ini, sehingga masa pakainya bisa lebih lama. Ini kan akses pendukung untuk kemudahan transportasi dan mobilitas petani dan warga dari dan ke kawasan pertanian. Jadi harus dirawat dan siapa yang merawat ? Ya warga khususnya para petani itu sendiri,” Pungkas Kapten Kristian Napitupulu 

COMMENTS

Iklan

[/fa-book/ THE LATEST NEWS]_$type=blogging$cate=2$count=3&snip=0