$type=sticky$cate=0$cm=0$count=4$show=home$t=oot$snip=0$meta=0$rm=0

Jelang HUT RI, Tangguh dan Indonesia Tumbuh

SHARE:

  Aceh Tamiang, IMC - Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun Negara Kesatuan Republik Indonesia ke 76, Humas Setdakab Aceh Tamiang kembali men...

 



Aceh Tamiang, IMC - Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun Negara Kesatuan Republik Indonesia ke 76, Humas Setdakab Aceh Tamiang kembali menggelar Talkshow BINTANG (Bincang Aceh Tamiang), mengambil tema “Dengan Semangat Proklamasi Kita Perkokoh Persatuan dan Kebersamaan di Masa Pandemi Covid-19 Indonesia Tangguh dan Indonesia Tumbuh” dan tampil sebagai narasumber Dandim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita, kegiatan berlangsung di ruang Kepala Bagian Humas di kutip pada hari Jum’at. Sabtu (14/08/2021).


Kabag Humas Setdakab Aceh Tamiang, Agusliayana Devita, S.STP, M.Si selaku Host mempertanyakan fungsi dan tugas TNI dalam mempertahankan Keutuhan NKRI, sebab melihat kondisi Aceh yang sudah merasakan bebas dari konflik dan pada kesempatan tersebut Dandim mengatakan, tugas pokok TNI sesuai dengan  Undang-Undang nomor 34 tahun 2004 tentang TNI pasal 7 ayat 1, yaitu menegakkan kedaulatan Negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan Bangsa dan Negara,"ungkapnya.


'Perang secara fisik untuk saat ini memang hampir tidak ada, akan tetapi perang melalui dunia maya (Cyber War) menuntut kita bagaimana cara menggunakan media lebih efektif yang tidak menimbulkan kerugian personil maupun materil. 


"TNI berperan mengatasi separatisme, terorisme dan membantu Pemerintahan Daerah maupun turun langsung dalam penanggulangan bencana alam. Akan tetapi TNI juga memiliki kegiatan rutin dalam memelihara dan meningkatkan keterampilan perang sebagai antisipasi dalam menjaga keutuhan NKRI.


“TNI ada tidak hanya untuk perang, tetapi kegiatan kami sudah di adopsi disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Kami punya program ketahanan pangan, program komunikasi sosial. Apalagi pandemi saat ini, kami harus berperan aktif untuk membantu unsur terkait membina masyarakat Aceh Tamiang. Sesuai dengan slogan kami “Baik-baik dengan Rakyat” sehingga respon masyarakat juga baik. 


Dandim menambahkan, perihal masyarakat yang tidak percaya akan adanya Virus Corona, hal itu dikarenakan maraknya berita Hoax dan saya merupakan seorang penyitas (pernah terpapar virus Covid-19). Meskipun saya adalah orang yang mengatur pola hidup teratur dan menjalankan protkes secara ketat bahkan sudah divaksin,"tegasnya.


“Saya tidak malu mengakui, terkait seorang penyitas. Vaksin tidak menjamin untuk  tidak terpapar, akan tetapi vaksin mengurangi resiko gejala, jika kita terkena. Disiplin adalah bagian yang akan melindungi kita. 


"Dimasa Pandemi, TNI beserta unsur terkait tanpa lelah menghimbau masyarakat mematuhi protkes, mendampingi pelaksanaan vaksinasi bahkan melakukan tracing serta mendata tamu-tamu luar negeri yang masuk dan menjaga perbatasan guna menanggulangi penyebaran virus. 


"Saat ini kita harus merayakan Kemerdekaan Indonesia di tengah pandemi dengan serba keterbatasan, karena menghirup nafas dengan nyaman juga merupakan sebuah kemerdekaan. Saya berharap kepada masyarakat untuk tidak melupakan dasar Negara Indonesia yaitu Pancasila dan selalu menjaga diri agar Pandemi ini segera berlalu.


“Sudah banyak masyarakat yang lupa akan dasar Negara kita. Bagaimana kita bisa mengimplementasikan butir-butir Pancasila kalau kita saja tidak hapal bahkan lupa butirnya. Dasar Negara ini harus menjadi pegangan hidup kita sebab Kelima sila ini bersumber dari kepribadian bangsa Indonesia, sangat adaptif, tidak lekang oleh waktu, dan selalu bisa menjadi pedoman dan penyelamat kita dalam melaksanakan pri kehidupan berbangsa dan bernegara sehari-hari".ungkap Dandim.




Penulis: Pendim 0117 Atam.

COMMENTS

Iklan

[/fa-book/ THE LATEST NEWS]_$type=blogging$cate=2$count=3&snip=0