$type=sticky$cate=0$cm=0$count=4$show=home$t=oot$snip=0$meta=0$rm=0

Bang Muslim : Pancasila dan Agenda Reformasi

SHARE:

  Langsa, IMC - Perjalanan bangsa pasca runtuhnya rezim Orde Baru dengan otoriternya tentu meninggalkan berbagai permaslahan yang mesti dil...

 



Langsa, IMC - Perjalanan bangsa pasca runtuhnya rezim Orde Baru dengan otoriternya tentu meninggalkan berbagai permaslahan yang mesti dilakukan perubahan yang progresif dengan adanya gelombang reformasi yang didengungkan oleh aktor perubahan dalam hal ini mahasiswa untuk bangsa maupun negara yang lebih baik.


Ditengah musim perubahan yang tak menentu dimana sudah musim kemarau tapi hujan masih terkadang terjadi. Tanpa kata berhenti untuk melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat Bang Muslim, sapaan akrabnya, melaksanakan Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara 25 Mei 2021 di Kota Langsa.


Dalam sesi pengantar kali ini Bang Muslim mengutarakan reformasi yang digulirkan mahasiswa tahun 1998 merupakan proses membangun kembali nilai-nilai yang diyakini dalam Pancasila telah mengalami kemunduran dimana rezim yang membangun bangsa ini dengan cara yang salah dan sangat bertentangan dengan demokrasi yang dalam Pancasila terkandung pemikiran demokrasi.


Selain itu, lanjut Bang Muslim, pemerataan pembangunan terdistorsi oleh kota dan desa pada bangsa ini didirikan unfuk pemerataan pembangunan dan kesejahteraan. Oleh karena itu reformasi akhirnya melahirkan produk-produk hukum seperti UU Desa itu untuk terjadi kemajuan desa bukan hanya kota.


Masuk sesi tanya-jawab ada seorang pemuda, Mukhtar, namanya mempertegas dengan pertanyaan bagaimana Pancasila menguatkan Agenda Reformasi dengan fakta sejarah hari ini seperti lahirnya banyak lembaga baru tidak berjalan dengan efektif bahkan terlihat sering terjadi benturan kepentingan yang harusnya saling terkait dan menguatkan?.


Dengan gaya khasnya Bang Muslim yang bersemangat melihat pertanyaan dari Mukhtar. Bang Muslim memulainya dengan Reformasi itu hadiah yang harus kita jaga dan tegakan agar bangsa ini tidak lagi menafsirkan Pancasila dalam perspektif kekuasaan yang mengakibatkan terjadinya kelemahan dimana-mana dan akhirnya tujuan dari cita-cita bernegara sangat jauh dari nafas Pancasila.


Diperlukan juga peran aktif pemida dan mahasiswa untuk menguatkan dialektika pengetahuannya untuk terus memberikan pemikiran-pemikiran cemerlang maupun alternatif dari berbagai hal yang lahir di reformasi ini, kata Bang Muslim.


Tanpa terasa kemeriahan acara sosialisasi ini dengan banyak pertanyaan yang tidak dijawab semua mengingat waktu yang terbatas ditengah pandemi covid 19.


Bang Muslim, mengakhiri pandangannya dalam sesi penutup dengan memberikan umpan balik kepada pemuda sebagai generasi penerus bangsa selanjutnya. Apa yang ingin pemuda lakukan dan berikan kepada bangsa dimana bangsa ini masih perlu narasi besar reformasi yang sebenarnya soal keadilan dan kesejahteraan".tutup bang muslim

COMMENTS

Iklan

[/fa-book/ THE LATEST NEWS]_$type=blogging$cate=2$count=3&snip=0