$type=sticky$cate=0$cm=0$count=4$show=home$t=oot$snip=0$meta=0$rm=0

Hijaukan Pantai Congot, Ratusan Pohon Butun Ditanam

SHARE:

Cilacap | Jateng, IMC - Babinsa Jetis, Koramil 05 Nusawungu Pelda Turut bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Jetis dan relawan setempat melaksa...

Cilacap | Jateng, IMC - Babinsa Jetis, Koramil 05 Nusawungu Pelda Turut bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Jetis dan relawan setempat melaksanakan penghijauan di pesisir Pantai Congot, Desa Jetis, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Kamis (1/4).

Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Dinas instansi terkait, BUMDes Jetis juga relawan SAR, Bagana, MDMC, Orari yang ada di wilayah Kecamatan Nusawungu. 

Adapun jenis pohon yang ditanam adalah pohon butun (ketapang laut) sebanyak 475 batang yang merupakan donasi dari Kepala BNPB Letjen Dony Monardo untuk program mitigasi bencana di sepanjang pesisir Kabupaten Cilacap yang dilaksanakan secara bertahap.

Dalam kesempatan itu, Babinsa PeldaTurut mengatakan kegiatan ini dilaksanakan merupakan tindak lanjut program penghijauan untuk mengurangi tingkat kerawanan terjadi bencana (Tsunami). Ini adalah perhatian Kepala BNPB Letjen Dony Monardo yang  memprioritaskan  wilayah kabupaten Cilacap termasuk Wilayah  Desa Jetis untuk program penghijauan di daerah pesisir.

"Sebelum pelaksanaan diadakan sosialisasi dan pembekalan tentang teknis penanaman serta manfaat pohon butun bagi kelestarian lingkungan khususnya diwilayah pantai. Pohon butun dinilai lebih kuat dan tahan terhadap cuaca dan angin di daerah pesisir, selain itu pohon butun juga memiliki akar yang kokoh sehingga sangat cocok untuk mitigasi bencana," tuturnya.

Adapun pelaksanaan penanaman dilaksanakan secara simbolis oleh Koordinator Lapangan UPTD BPBD Kroya Eko, Kepala Desa Jetis H.Muharno,SE dan  Babinsa Desa Jetis Pelda Turut, yang kemudian dilanjutkan oleh masing-masing relawan. 

"Harapan kami  dari jumlah pohon butun yang ditanam sebanyak 475 batang bisa hidup semua dan tumbuh subur sehingga kelak kita dapat menikmati manfaatnya utamanya sebagai penahan apabila terjadi bencana tsunami," pungkasnya.

(Eko-Sty) 

COMMENTS

Iklan

[/fa-book/ THE LATEST NEWS]_$type=blogging$cate=2$count=3&snip=0