$type=sticky$cate=0$cm=0$count=4$show=home$t=oot$snip=0$meta=0$rm=0

Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI Membuka Diklat Virtual Secara Serentak Bagi 3.835 Orang CPNS Tahun 2021

SHARE:

  Kabadiklat Kejaksaan RI Tony Spontana saat membuka Diklat TAK Tahun 2021,Selasa ( 2/3/2021) Jakarta,IMC - Badan Pendidikan dan Pelatihan (...

 



Kabadiklat Kejaksaan RI Tony Spontana saat membuka Diklat TAK Tahun 2021,Selasa ( 2/3/2021)



Jakarta,IMC- Badan Pendidikan dan Pelatihan ( Badiklat ) Kejaksaan RI menggelar upacara pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Teknis Administrasi Kejaksaan (Diklat TAK) untuk para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kejaksaan RI tahun 2021, dilaksanakan secara virtual dari Kampus A Badiklat Kejaksaan RI Ragunan,Jakarta,Selasa ( 2/3/2021)


Upacara pembukaan Diklat TAK dipimpin langsung oleh Kepala Badiklat Kejaksaan RI Tony Spontana dari ruang kerja Kabadiklat dengan diikuti Sekretaris Badiklat para Kapusdiklat dari Comand Center Badiklat, sementara para penyelenggara dan seluruh peserta Diklat TAK se Indonesia dari satuan kerja masing masing.


Kabadiklat Tony Spontana mengatakan Penyelenggaraan Diklat TAK memiliki makna yang penting dan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia Kejaksaan RI.


"Penting, karena merupakan Diklat pertama yang harus diikuti oleh CPNS sebelum mengikuti Diklat berikutnya yaitu Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklat Sar) sebagai syarat untuk diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS), atau aparatur sipil negara (ASN)," ujar Tony Spontana saat membuka Diklat TAK gelombang pertama.



Diklat TAK juga bermakna strategis,karena merupakan langkah awal dalam rangkaian proses membentuk kader-kader  ASN Kejaksaan yang berkarakter, disiplin, profesional, dan berintegritas.


"Guna untuk menyiapkan calon-calon pemimpin di masa mendatang yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus menjadi garda terdepan dalam penegakan hukum dan pelayanan masyarakat," terangnya.


Tony menyebut dimasa pandemi covid-19 yang berlangsung sejak tahun 2020 hingga saat ini, penyelenggaraan semua jenis Diklat oleh Badan Diklat Kejaksaan RI dilakukan sedemikian rupa dengan menempatkan aspek kesehatan dan keselamatan sebagai prioritas utama, seraya memastikan bahwa kegiatan pembelajaran tetap dilakukan sesuai standar Diklat yang ditetapkan. 


"Dengan tagar the new way of learning, Badiklat menerapkan metode alternatif pembelajaran secara virtual maupun blended/hybrid learning, yaitu kombinasi gabungan antara metode belajar klasikal dan virtual melalui perangkat teknologi informasi," terang Tony.


Tony mengungkapkan metode pembelajaran ini sebelumnya telah dipergunakan pada penyelenggaraan Diklat Pembentukan Jaksa di angkatan LXXVII tahun 2020 yang lalu. 


Kemudian Metode pembelajaran baru ini akan dilakukan kembali pada penyelenggaraan Diklat TAK tahun 2021 ini.


Dikatakan Pelaksanaan pembelajaran dengan metode blended learning membutuhkan komitmen, dukungan, dan kerja sama antara Badiklat dengan mitra satuan kerja, baik satker di Kejagung, maupun di Kejati dan Kejari. 


"Oleh karena itu saya ingin menggunakan kesempatan yang baik ini untuk menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Jaksa Agung RI, Wakil Jaksa Agung, para Jaksa Agung Muda, para Kajati, serta para Kajari, beserta masing-masing jajarannya, atas dukungan dan kerja samanya, sehingga penyelenggaraan Diklat ini dapat terlaksana," tutur Tony Spontana.


Diklat TAK bagi CPNS tahun 2021 ini akan berlangsung secara bergelombang hinggga bulan Agustus 2021, diawali dengan CPNS golongan III gelombang I yang diikuti sebanyak 356 (tiga ratus lima puluh enam) orang CPNS, secara serentak pada Badan Diklat dan di 8 (delapan) Kejaksaan Tinggi  yaitu Kejaksaan Tinggi Aceh, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kejaksaan Tinggi Riau, Kejaksaan Tinggisumatera Barat, Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Kejaksaan Tinggi Jambi, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.


Dalam kesempatan ini  Kabadiklat berpesan kepada seluruh peserta meski masih dalam situasi pandemi,tetap semangat belajar.


"saya berpesan pada para peserta Diklat TAK tahun 2021 untuk tetap semangat dalam belajar dan mengikuti pembelajaran, menjaga kesehatan serta perkuat jiwa persaudaraan walaupun hanya bertemu lewat virtual namun tetap hangat dihati seluruh peserta," tegasnya.


Tony meminta kepada para penyelenggara didaerah. ,"Agar selalu menjaga kedisiplinan peserta Diklat dengan sabar dan bijaksana karena kita semua masih dalam masa pandemi covid-19 yang belum berakhir," harapnya.


"Saya mengharapkan kerjasama para Kajati dan Kajari dalam penyelenggaraan Diklat TAK yang kemudian akan dilanjutkan dengan Diklat LATSAR  tahun 2021, karena tanpa adanya kerjasama, bantuan dan komitmen kita bersama, maka Diklat dengan metode blended learning ini tidak  akan berjalan lancar dan tuntas sebagaimana mestinya," bebernya.


Untuk itu tutur Tony,Badan Diklat berkomitmen tetap mengedepankan kompetensi dan kualitas alumninya,  sehingga mampu memperkuat institusi dalam melayani masyarakat khususnya para pencari keadilan.


"Selamat bertugas untuk para penyelenggara dan selamat belajar dan berlatih bagi semua peserta Diklat TAK

Semoga tuhan yang maha kuasa selalu merahmati dan melindungi kita," pungkas Kabadiklat Tony Spontana mengakhiri kata sambutannya.


Penyelenggaraan Diklat TAK tahun 2021 akan dilaksanakan sebanyak 10 (sepuluh) gelombang yang diikuti oleh 3.835 (tiga ribu delapan ratus tiga puluh lima) orang CPNS Kejaksaan RI.di seluruh indonesia,  dengan rincian :

-1490 (seribu empat ratus sembilan puluh) orang CPNS golongan III,

- 2345 (dua ribu tiga ratus empat puluh lima) orang CPNS  golongan II.


Untuk diketahui upacara pembukaan Diklat TAK Tahun 2021 Gelombang pertama dilaksanakan dengan memenuhi protokol kesehatan, dengan menerapkan 3 M dan dilakukan rapid tes antigen bagi seluruh peserta Diklat. 

(Muzer )


COMMENTS

Iklan

[/fa-book/ THE LATEST NEWS]_$type=blogging$cate=2$count=3&snip=0