$type=sticky$cate=0$cm=0$count=4$show=home$t=oot$snip=0$meta=0$rm=0

Babinsa Koptu Sanen Monitoring Pemakaman Warga Desa Hanum

SHARE:

Cilacap | Jateng, IMC - Babinsa Koramil 17 Dayeuhluhur, Kodim 0703 Cilacap Koptu Sanen. DS bersama Satgas Covid Kecamatan Dayeuhluhur melak...

Cilacap | Jateng, IMC - Babinsa Koramil 17 Dayeuhluhur, Kodim 0703 Cilacap Koptu Sanen. DS bersama Satgas Covid Kecamatan Dayeuhluhur melaksanakan monitoring pemakaman warga pasien Covid-19 bertempat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Ripak Nangsa RT. 02/RW. 07, Desa Hanum,  Kecamatan Dayehluhur, Minggu (28/3).

Hadir dalam kegiatan, Camat Dayeuhluhur Aji Pramono S. STP, Kepala UPT Dayeuhluhur 1 dr. Fery Sulistya,  Babinsa Koramil 17 Dayeuhluhur Koptu Sanen DS, anggota Polsek Dayeuhluhur, Aiptu wahyu, Bripka Heru DF dan Bripda Anwar, Kasi Trantib Kec. Dayeuhluhur Sugiantoso, Kepala Desa Hanum Ruwadianto, Tenaga kesehatan (Nakes) UPT Dayeuhluhur, perwakilan keluarga dan petugas pemakaman.

Babinsa Koptu Sanen membenarkan bahwa pasien Covid dengan inisial SR (77) adalah warga Dusun Ripak Nangsa,  Desa Hanum, Kecamatan Dayeuhluhur. Dia menjelaskan sebelumnya pasien tersebut sempat mendapatkan perawatan medis di RS Mitra Idaman Banjar Patroman pada Sabtu (27/3).

"Pada hari minggunya sekitar pukul 06.00 WIB, pasien di rujuk ke RSUD Majenang, pihak Rumah Sakitpun melakukan prosedur tes kesehatan dengan hasil antigen reaktif positif covid 19, dan pada pukul 11.25 WIB pasien dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.

Terkait hal tersebut Satgas Covid Kecamatan Dayeuhluhur segera melaksanaan pemakaman sesuai prosedur Covid-19. Pemakaman di laksanakan di TPU Dusun Ripak nangsa RT. 02/RW. 07,Desa Hanum, Kec. Dayehluhurm

"Pelaksanaan pemakaman di laksanakan dengan SOP pemakaman terhadap pasien Covid-19, seperti menggunakan pakaian dan alat pelindung diri (APD)  yang di berikan dari tim kesehatan Kecamatan Dayeuhluhur kepada petugas pemakaman," imbuhnya.

Lebih lanjut, "Selain melaksanakan monitoring, Satgas juga mengedukasi warga setempat terkait protokol kesehatan dalam hal pemakaman warga berstatus suspect Covid-19 agar tidak menimbulkan kontra bagi masyarakat awam yang notabene hidup di pedesaan," pungkasnya.

(Oke-Sty) 




COMMENTS

Iklan

[/fa-book/ THE LATEST NEWS]_$type=blogging$cate=2$count=3&snip=0