Kafe Mpok Yani, UMKM Binaan PPAPP Mampang Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

SHARE:

Mpok Yani Pemilik Kafe Mpok Yani Jakarta,IMC -Kafe dan Kerak telor Mpok Yani tetap buka di tengah pandemi Covid-19, tetapi tetap me...



Mpok Yani Pemilik Kafe Mpok Yani



Jakarta,IMC-Kafe dan Kerak telor Mpok Yani tetap buka di tengah pandemi Covid-19, tetapi tetap memperhatikan aturan pemerintah dan protokol kesehatan.

Kafe Mpok Yani yang terletak di Jl. Mampang Prapatan XI No. 18 A Tegal Parang  atau patokannya depan Kantor Lurah Tegal Parang, Mampang Prapatan - Jakarta Selatan,terpantau Sabtu (5/9/2020)lalu terlihat suasana di kafe yang menyajikan  beragam menu seperti kopi,kerak telor, dan aneka menu makanan lainnya,terlihat ada beberapa orang pengunjung dan tempat duduk yang diatur pakai jarak.

Menurut owner kafe Mpok Yani usahanya tetap buka di masa pandemi Covid-19 ini dengan tetap memperhatikan protokol kesehat yang dianjurkan oleh pemerintah.

"Saya tetap buka jualan kafe, kerak telor  dan makanan khas.lainya,selain buka kafe disini juga melayani gofood dan GrabFood, kemudian juga ,ada soto Betawi,ayam goreng dan lain lain,kita buka mulai dari jam 09.00 sampai jam 10.00 malam setiap hari," ujar Mpok Yani dalam percakapan dengan tim IMC ( Indonesia Media Center ) beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya, dengan adanya virus Covid ini ada penurunan, apalagi jamnya dibatasi, jadi harus mengikuti anjuran pemerintah.

"Di sini kita tetap perhatikan protokol kesehatan yaitu dengan menjaga kebersihan, sosial dan physical distancing jaga jarak dan pengunjung wajib pakai masker sebagaimana yang disampaikan pemerintah," kata Owner asal Purworejo.


Dalam percakapan dengan tim IMC yang kebetulan pimred IMC Syaefudin menggelar acara silaturahmi dan pertemuan dengan anggota,Owner kafe Mpok Yani menuturkan saat membuka kafe ala betawi ini yang didirikannya sejak sekitar 3 tahunan.

"Kita jualan sudah lama sejak tahun 2003 kita sudah jualan dengan cara berkeliling melanglangbuana seperti di pasar malam,senayan,,Kemayoran pokoknya system transit gitu," aku Yani.

Selain berkeliling ia juga rajin berjualan dengan mengikuti di acara pameran dan bazaar." Di Monas pun juga saya sering berjualan," ungkapnya.

KERAK TELOR FAFORID PEJABAT

"Dulu saya sering juga di panggil oleh pejabat  Gubernur pada masa Gubernur Fauzi Bowo,terus dari Menteri Pariwisata banyak yang pesan ke saya Kerak telor,alhamdulilah beliau beliau sudah merasa cocok dengan kerak telor buatan saya,pak Sandi pernah juga,terus pak Jarot pernah juga beli,"ujar mpok Yani sembari menceritakan usahanya dirintis sejak tahun 2003 dengan berkeliling Ibukota.

Ia menuturkan dimasa pandemic Covid-19 Kafe mpok Yani ini hanya memperkerjakan karyawan sebanyak 4 saja.

Usaha di masa pandemi ini tidak menyurutkan semangat usahanya,menurutnya rencananya Kafe Mpok Yani ini akan membuka cabang di Gading sedayu,

Selain itu Kafe Mpok Yani juga sering membuka stan di acara palang pintu yang di selenggarakan oleh Pemprov DKI perwilayah dengan menggelar 4 sampai 6 stan.

"Awalnya kita jual kerak telor dan makanan khas,kan saya orang jawa cuman saya seneng gitu, ya udahlah kita buka aja,dan Alhamdulillah sampai sekarang buka kerak telor sudah is thebest lah,” tuturnya.

"Kita buka di masa pandemic Covid-19 ini sudah berjalan 6 bulan,tetapi memang berbeda sejak sebelum ada Covid,saya bisa memperkerjakan banyak orang di mal mal saya buka,Alhamdulillah sih banyak orang pada tahu kafe ini," beber Yani sembari mempromosi.

Bagamina dengan omset penjualan selama musim pandemi Covid-19 ini?

"Ya omset turun hamper separoh ( 50% ) tetapi karena dalam kondisi seperti ini ya kita syukuri aja lah,sebelum covid saya dulu punya banyak karyawan 8 sampai 10 orang,terlebih jika ada pameran besar ya kita sampai punya 15 orang karyawan," ceritanya.

Pihaknya tetap buka kafe Mpok Yani selama Bazar belom ada.

 "Kafe Mpok Yani tetap buka di tempat saja,kan Bazar belom boleh di buka oleh pemerintah,kalo ada Bazar pasti saya ikut," tutur Yani sembari berharap pengunjung banyak yang datang.

"Saya pertahankan Kerak telor cukup ini saja lah Kafe Mpok Yani,kalo mau icip icip sini boleh hehehe,” pintanya.

Mengakhiri perbincangan dengan Mpok Yani,kafe Mpok Yani berharap semoga Covid ini berlalu dan kembali kehidupan normal.

"Mudah mudahan selepas Corona Banga Indonesia makin maju terus para pedagang pedagang seperti saya ini tolong oleh pemerintah di perhatikan UKM nya tolong diperhatikan,”tutupnya.( Muzer/ Syarief /Syaefudin Tim IMC)


COMMENTS

[/fa-book/ THE LATEST NEWS]_$type=two$m=0$rm=0$h=400$c=2