Pancasila Dalam Penguatan Akar Budaya Bangsa



Langsa,IMC- Ditengah pandemi Covid 19 yang melanda Negara Indonesia bahkan sudah masuk ke Aceh penularannya dengan kondisi yang kecil jumlah korbannya.

Semangat yang tak pernah surut yang nampak dari Bang Muslim, sapaan akrabnya, mendatangi Dayah Tgk. Bhukari di Kota Langsa untuk Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara bersama Santri dan Masyarakat sekitarnya, (Selasa, 16 Juni 2020).

Dengan protokol kesehatan yang diterapkan dalam penyelenggaraan Sosialisasi 4 Pilar kali ini adalah upaya untuk mencegah penularan virus covid 19 dan lancarnya kegiatan tersebut yang menjadi agenda MPR RI untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat terkait 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.

Antusiasi masyarakat dalam hal ini peserta yang terlihat begitu besar saat Bang Muslim membuka acara Sosialisasi kali ini di Kota Langsa tepatnya di Dayah Tgk. Bhukari. Bahkan dalam sesi lanjutan antusias peserta masih nampak segar ketika penyampaian materi yang dipaparkan Bang Muslim terkait Pancasila.

Bang Muslim, mengatakan Pancasila ini lahir dari dialektika yang begitu dinamis dan bahkan warna pemikiran yang terjadi saat itu begitu kaya keragaman berpikir mulai sudut pandangan para tokoh agama, tokoh bangsa dan kebudayaan yang ada yang terdiri berbagai suku yang dimiliki bangsa ini yang akhirnya lahirnya Pancasila yang terumuskan yang sempurna dari rumusan yang disepakati yang kita kenal saat ini terdiri dari 5 sila.

Aidil, sebut saja peserta yang bertanya dalam acara ini, Pancasila ini lahir dari rumusan dan karya pemikiran yang hebat dan kaya perspektif kebudayaan yang dimiliki bangsa ini mulai keragaman agama, suku, bahasa dan ras yang mengikat diri menjadi sebuah bangsa Indonesia yang merdeka dari penjajahan. Bagaimana Pancasila dalam menghadapi budaya global saat ini yang dipengaruhi oleh kemajuan teknologi saat ini?.

Lebih lanjut lagi, Bang Muslim, menjawab berbagai pandangan yang terlontar dalam acara sesi tanya-jawab bahwa Pancasila modal sosial yang cukup kuat untuk memperkuat bahkan membangun kebudayaan kita yang saat ini di kalangan pemuda kebudayaan yang kita miliki maupun telah ada mulai terkikis karena anak muda saat ini lebih senang mengikuti budaya modern dengan modernisasi dan westernisasinya.

Ditambahkan lagi Bang Muslim sebelum menutup acara Sosialisasi ini, mengungkapkan saatnya kita sebagai generasi bangsa mengkonsolidasikan diri untuk merumuskan gerakan penguatan Pancasila sebagai akar budaya yang mengembalikan budaya asli bangsa ini yang mulai terkikis bahkan hilang karena zaman dan anak muda yang lebih suka ikut budaya modern agar tak ketinggalan zaman.

Pancasila sebuah pedoman yang lahir untuk menjawab kebutuhan dan persoalan zaman yang selalu berkembang dengan tidak meninggalkan budaya yan kita miliki yakni budaya timur yang sudah maju dan kuat dengan kebhinekaannya. (BHN)

Post a Comment

Previous Post Next Post

نموذج الاتصال