Tugas di TMMD Banyumas Adalah Pengabdian, Namun Ibadah Jangan Dikorbankan



Banyumas,IMC – Sujud kepada Tuhan sang pencipta alam merupakan wujud rasa syukur dari makhluk ciptaan-Nya. Tentunya sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

Seperti halnya candid camera dari ponsel Serka Eko Budi Wiyono, Babinsa Petahunan, Koramil 15 Pekuncen, Kodim 0701 Banyumas, saat Serka Joko Arif Nugroho, rekannya yang membina Desa Semedo, Kecamatan Pekuncen, yang sedang melaksanakan sholat ashar di Obyek Wisata Curug Nangga atau air terjun bertingkat tujuh yang menjadi wisata andalan Desa Petahunan. Sabtu (27/6/2020).

Untuk diketahui, TMMD Reguler 108 Banyumas, sedang membangun jalan beton sepanjang 1,8 kilo meter dengan lebar 3,75 meter, dari jalan utama desa menuju obyek wisata ini. Tentunya juga dibangun sarana penunjang jalan berupa 1 unit jembatan 6 x 2,3 meter, talud di sejumlah titik rawan longsor dan 3 unit gorong-gorong.

Para pekerjanya adalah anggota Koramil tersebut bersama segenap unsur dan warga masyarakat setempat.

Faktor kepentingan bagi warga setempat untuk mendongkrak sektor pertanian sebagai Jalan Usaha Tani, dan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor pariwisata, menjadi alasan pembangunan akses ini.

Gotong royong dan semangat dari segenap unsur tersebut, juga merupakan faktor penting penyelesaian target yang dicanangkan 30 hari selesai dalam TMMD Reguler yang akan resmi dibuka pada akhir bulan ini (30/6).

Namun yang terpenting, adalah faktor Tuhan. Jika Tuhan menurunkan hujan terlalu sering, niscaya target di TMMD itu tercapai. Untuk itulah Serka Joko tak melupakan kewajibannya kepada Sang Khalik.

Ditanya selepas solat, Joko menyatakan bahwa tak ada yang lebih penting daripada menunaikan kewajipan kepada Tuhan.

“Yang penting niatnya, masak menyempatkan waktu 5 menit saja masak kita tidak bisa melaksanakan kewajiban,” tegasnya.

Menurutnya juga, sesibuk apapun pekerjaan dan dimanapun berada, jika kita sadar akan kewajiban maka kita akan menunaikannya.

Terpisah, saat dikonfirmasi, Dandim Banyumas Letkol Infanteri Candra, SE, M.I.Pol menyatakan, dirinya memberikan kesempatan dan bahkan memerintahkan anggotanya yang muslim untuk menunaikan kewajibannya saat di lapangan kerja.

“Saat memasuki waktu dzuhur dan ashar, saya minta kepada anggota yang beragama islam untuk meninggalkan sejenak pekerjaan. Terlebih bisa sholat berjamaah dengan masyarakat setempat,” ujarnya.

Ditambahkannya, walaupun pekerjaan TMMD yang dilakukan saat ini merupakan tugas mulia yaitu pengabdian kepada masyarakat, namun untuk urusan ibadah jangan sampai dikorbankan. (Aan)

Post a Comment

Previous Post Next Post

نموذج الاتصال