Sangat Miris,Rumah Janda Beranak Dua Tidak Layak Huni

SHARE:

Aceh Tamiang,IMC - Karsinik (48) wanita yang akrap sering dipanggil kak Seger warga Desa Selamat,Dusun Gunung Pandan,Kecamatan Tenggul...




Aceh Tamiang,IMC - Karsinik (48) wanita yang akrap sering dipanggil kak Seger warga Desa Selamat,Dusun Gunung Pandan,Kecamatan Tenggulun,Kabupaten Aceh Tamiang ini merupakan seorang janda hidup dengan berjualan dan pembuat tempe.

Untuk menghidupi kesehariannya, ia hanya mengandalkan pekerjaan sebagai penjual sayur dan pembuat tempe. Saat ini ia bersama dua anaknya tinggal di Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang terbuat dari kayu.



Pantauan IndonesiaMediaCenter.com Jumat (12/06/20) kondisi rumah tersebut sungguh memprihatinkan. Kayunya sudah banyak yang lapuk,dinding biliknya serta atapnya pun sudah rusak dan berlubang,alhasil jika turun hujan rumah nya kebocoran.

"Beginilah kondisi rumah saya sekedar untuk berteduh dari terik matahari dan hujan. Saya tidak mampu memperbaiki rumah karena tidak ada biaya,jangankan untuk membangun rumah untuk makan sehari-hari saja sudah susah"ungkap Karsinik dengan nada sedih.



Keterangan warga di Dusun Gunung Pandan ini Karsinik tak pernah tersentuh dari bantuan RTLH (rumah yang tak layak huni) dan awak media melihat memang benar dengan apa yang telah di katakan warga tersebut, dengan rumah kondisi bocor,berlubang dan kayu nya sudah lapuk.

Menurut kami ini yang seharusnya wajar mendapat kan bantuan dari pemerintah Desa seperti Karsinik ini karena Karsinik janda sedangkan sehari- hari nya berharap menompang hidup dengan berjualan dan pembuat tempe.

Harapan Karsinik, sangat berharap kepada Pemerintahan Desa dan Pemerintah Daerah agar membantu saya dan memasuki dalam bantuan bedah rumah layak huni. (BHN)

COMMENTS

[/fa-book/ THE LATEST NEWS]_$type=two$m=0$rm=0$h=400$c=2