Wihaji Inginkan Pasar Hewan Limpung Jadi Ikon Komoditas Hewan Ternak

SHARE:

Batang | Jateng,IMC - Keramaian pasar hewan di Pasar Kecamatan Limpung, bisa dijadikan ikon baru sebagai komoditas hewan ternak.  Hal te...

Batang | Jateng,IMC - Keramaian pasar hewan di Pasar Kecamatan Limpung, bisa dijadikan ikon baru sebagai komoditas hewan ternak. Hal tersebut karena letak pasar yang strategis diwilayah Selatan Batang yang bisa menampung penjual hewan ternak untuk Kecamatan Limpung, Gringsing, Bawang dan Reban.

"Potensi hewan terank di wilyah Kecamatan Limpung, Reban, Bawang, Tersono, Gringsing dan Banyuputih. Karena hampir mayoritas masyarakat memiliki hewan ternak seperti ayam, Kambing dan Sapi," kata Wihaji. 

Jadi bagi masyarakat yang memang lagi butuh hewan ternak lanjutnya, bisa langsung ke pasar hewan Limpung untuk memilih dari harga yang murah sampai yang mahal tersedia. 
"Saya harap masyarakat secara rutin harus memeriksakan ternaknya, kesehatan dan kesejahteraan hewan  harus diperhatikan," 

Begitu juga dengan pasarnya harus dijaga kebersihanya, agar suasana transaksi di pasar hewan tradisional menjadi daya tarik tersendiri. Pembeli dan pedagangnya membangun komunikasi yang sehat untuk transaksi. 

"Kebersihan dan kesehatan hewan ternak yang dijual di pasar limpung bisa menjadi salah satu identitas pasar  hewan tradisional dan Ikon Limpung," kata Wihaji. 

Sementara Koordinator Pasar Limpung Indiharto mengatakan, pasar hewan ternak tradisonal Limpung seminggu hanya buka duka kali. "Seminggu dua kali pasaran yakni pasaran hari jawa Legi untuk hewan kambing dan Paing untuk hewan Sapi," jelas Indiharto. 

Untuk harga kambing berkisaran dari Rp 3 juta sampai dengan Rp 5 juta, lanjut Indiharto. Adapun kalau sapi harga  terkecil Rp 5 juta dan harga termahal sampai Rp 40 juta. 

"Untuk hewan sapi dalam satu harinya bisa menjual 20 ekor, dan kalau kambing mencapai 100 ekor seriap pasaran," jelas Indiharto.(Red)

COMMENTS

[/fa-book/ THE LATEST NEWS]_$type=two$m=0$rm=0$h=400$c=2