BNN Gagalkan Penyelundupan 102 Kg Sabu dan 102.657 Ekstasi Asal Malaysia

SHARE:

Jakarta, IMC  – Petugas Badan Narkotika Nasional ( BNN) menggagalkan penyelundupan sabu asal Malaysia yang dikirim melalui jalur laut. Ad...

Jakarta, IMC – Petugas Badan Narkotika Nasional ( BNN) menggagalkan penyelundupan sabu asal Malaysia yang dikirim melalui jalur laut. Ada dua pengungkapan yang dilakukan BNN, yakni pengungkapan dengan barang bukti sabu 102 kilogram dan 102.657 butir ekstasi, keduanya berhasil digagalkan petugas.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari mengatakan, dalam sebulan belakangan ini pihaknya berhasil mengungkap dua penyelundupan di dua wilayah. Totalnya, 102 kilogram sabu dan 102.657 butir ekstasi diamankan pihaknya. “Pengungkapan ini berkat kerja sama dengan Polri dan bea cukai,” kata Irjen Pol Arman, Selasa (23/7/2019).

Menurut Irjen Pol Arman, pengungkapan pertama dilakukan di Sumatera Utara pada 2 hingga 3 Juli 2019. Dimana pihaknya mengamankan 81,8 kilogram sabu dan 102.657 butir ekstasi di sejumlah TKP berbeda di Sumatera Utara. “Delapan tersangka yakni, AR, APS, F, N, ZA, T, H dan AM, kami amankan,” ujar Irjen Pol Arman.

Dikatakan Irjen Pol Arman, dalam pengungkapan itu, terjadi aksi kejar-kejaran terhadap para pelaku. Pasalnya, barang bukti dan tersangka sudah melewati perbatasan dan masuk ke Kota Sumatera Utara. “Sabu itu sendiri kami temukan di dalam ban dalam mobil untuk mengelabui petugas,” tutur Irjen Pol Arman.

Untuk kasus kedua, kata Irjen Pol Arman, pengungkapan dilakukan di Jalan Raya Jelaray Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, 20 Juli 2019 kemarin. Sabu 38 kilogram dan satu tersangka yakni AF, diamankan. “Namun, kami masih memburu satu tersangka lainnya yang melarikan diri dalam penggerebekan tersebut,” ungkap Irjen Pol Arman.

Pengungkapan itu sendiri, kata Irjen Pol Arman, berawal dari informasi tentang pengiriman narkoba dari Tawau, Malaysia tujuan Samarinda, Kaltim melalui jalur laut rute Tawau-Sebatik, Tarakan dan Tanjung Selor. Dari laporan itu, tim melakukan pengawasan dan diketahui pada 20 Juli ada pengangkutan dan serah terima narkoba. “Serah terima sabu itu terjadi dari kapal ke kapal di tengah laut perbatasan Indonesia-Malaysia,” ujar Irjen Pol Arman.

Tim BNN pun mengetahui kapal penerima narkoba tersebut akan berlabuh di Tanjung Selor dan akan dipindahkan ke mobil berwarna putih. Petugas pun melakukan pengejaran dan menghentikan mobil tersebut di Jalan Raya Jelaray Tanjung Selor. “Kami masih lakukan pengembangan kasus dan pengejaran tersangka yang melarikan diri,” sambung Irjen Pol Arman. (omjdotinfo)

COMMENTS

[/fa-book/ THE LATEST NEWS]_$type=two$m=0$rm=0$h=400$c=2