Recent

Indonesia Media Center (IMC)

MAGETAN, Setelah 24 September...

Oleh : AHMAD ZAHNI 
(Penasehat PPWI Magetan)







Magetan, IMC - Semarak gegap gempita prosesi Pilkada 2018 telah sampai pada babak akhir Penetapan Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Magetan Periode 2018-2023 oleh KPU Kabupaten Magetan hari Rabu 25 Juli tahun ini. Selanjutnya, Pasangan Terpilih akan dilantik dan diambil Sumpah Jabatan oleh Gubernur secara serempak bersama 18 Kepala Daerah se Jawa Timur pada Kamis 24 September tahun yang sama.

Secara global masyarakat Magetan berhasil melahirkan pemimpin baru setidaknya untuk masa bhakti 5 tahun mendatang, Suksesi itu telah Sukses dilaksanakan. Layaknya Gunung Lawu yang tinggi menjulang, setinggi itulah harapan kawulo dasih (rakyat) untuk Pemimpin Baru ini, Kang Woto dan Bunda Nanik. Sebagaimana yang selalu disampaikan pada siapapun “Melanjutkan yang sudah baik dan memperbaiki yang belum baik”. Sebuah statemen yang sangat sederhana namun penuh muatan positif (jika tidak bisa dikategorikan sebagai janji kampanye), mengajak semua elemen masyarakat tanpa kecuali untuk sak iyeg sak eko kapti terlibat dalam proses mewujudkan kesejahteraan bersama secara profesional. The Show Must Go On, bendera telah dikibarkan, saatnya bagi semua yang menjalani hidup, penghidupan dan kehidupan di Bumi Mageti untuk ikut rumongso handarbeni dalam koridor pengabdian tidak hanya semata-mata demi mewujudkan visi misi tapi lebih pada upaya melakukan sesuatu yang bermakna sesuai bidang masing-masing. Sehingga semua tidak hanya lips service atau abang-abang lambe saja. Termasuk untuk kalangan jurnalis / wartawan/pewarta yang tahu betul back ground Pak Suprawoto sebagaimana masukan dari rekan-rekan free lance yang sering mangkal di Kantor Dirjend Kominfo Pusat, figur prasojo sederhana yang open (terbuka), menjunjung tinggi profesionalitas, pekerja keras, tidak suka basa basi dan grapyak semanak. Namun itu semua biarlah menjadi catatan kaki buku kecil para jurnalis yang sebenarnya potret tersebut sudah bisa difahami dari karya monumental Kang Woto di Buku Dalane Uripku. Maqom jurnalis dengan kaidah ‘Memberitakan yang Benar dengan cara yang Benar serta Memberitakan yang Salah dengan cara yang Benar’ sesuai UU Nomor 40 tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik. Maka, yang mesti dilakukan setelah tanggal 24 September adalah melaksanakan kewajiban masing-masing, berkarya sesuai bidangnya, mengabdi dan berbakti untuk bumi pertiwi. Termasuk untuk Bupati dan Wakil Bupati Terpilih, Pelantikan adalah ceremonial, tetapi Pembacaan Sumpah Jabatan bukanlah sebuah hal yang bisa diremehkan. Sumpah Jabatan bukan hanya bersumpah lalu berjabat tangan. Ada konsekwensi dan pertanggungjawaban tidak hanya di dunia bahkan kelak di yaumul hisab.  
(Penulis juga aktif sebagai wartawan Koran Jurnal, dan Ketua Ta’mir Masjid Riyadlul Jannah Maospati, sebagai mubaligh dikenal sebagai Ustadz Wow, Ketua MUI Kec. Maospati, Pembina di PWM (Paguyuban Wong Magetan), Ketua IJM, Koordinator FKA KotaKu Kab. Magetan)          
Share
Banner

pewarta madiun

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: