Recent

Indonesia Media Center (IMC)

Polri Sangat Apriori dan Ketakutan Berlebih Terhadap Warga yang Merapat ke Institusinya



Jakarta, IMC - Pernyataan Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto yang mengatakan wartawan abal-abal dilarang masuk lingkungan Polri mendapat tanggapan miring dari alumnus Lemhanas yang juga sebagai Ketua Umum Organisasi Pewarta Warga.

Kepada puluhan pimpinan redaksi media online dan cetak, Wilson sangat menyesalkan pernyataan yang dilontarkan oleh pejabat Polri dengan level bintang dua ini.

Menurutnya, pernyataan yang dilontarkan oleh Irjen Pol Setyo Wasisto sangat menyesatkan dan tendensius.

Tendensinya menggiring opini bahwa ada wartawan yang teroris, teroris yang wartawan.

" Pernyataan ini menyesatkan, bertendensi menggiring opini bahwa ada wartawan yang teroris, teroris yang wartawan. Sangat disesalkan pernyataan seorang bintang dua seperti itu. Nanti, jika dikatakan pangkat bintang otak hansip (maaf Pak Hansip), dia marah pula," kata Wilson melalui aplikasi chating WhatsApp messenger, Senin (14/5/18) dini hari.


Kondisi seperti ini, lanjut Wilson, merupakan sebuah indikasi dan fenomena yang menggambarkan bahwa kondisi psikologis para petinggi Polri sedang labil dan kehilangan rasa percaya diri sehingga kebijakan yang diambilnya cenderung destruktif dan liar.

" Fenomena itu menunjukkan kondisi psikologis kalangan petinggi Polri yang galau, tidak percaya diri, dan panik. Keadaan ini sangat berbahaya, karena kebijakan dan keputusan yang diambil oleh orang galau dan panik bisa fatal, liar dan cenderung bersifat destruktif," kata Wilson yang juga mantan ketua bidang kajian hukum DPD RI ini kepada puluhan pemimpin redaksi PPWI Media grup.


Wilson menganggap bahwa institusi Polri sangat apriori dan merasa ketakutan yang berlebihan terhadap warga yang datang ke kantor Polri.

"Seharusnya Polri, dalam hal ini Kadivhumas Polri justru mengajak para wartawan, tanpa harus apriori dan ketakutan berlebihan terhadap setiap warga yang merapat ke institusi Polri, untuk bersama-sama membangun kekuatan pertahanan dalam menanggulangi terorisme di negeri ini," tegasnya.

Wilson mengimbau kepada Kapolri agar  lebih selektif dan meninjau ulang pejabat Kadivhumas nya, karena Irjen Pol Setyo Wasisto dianggap kurang mampu memegang jabatan sekelas Kadiv Humas mabes Polri.

"Saya menghimbau Kapolri untuk meninjau kembali posisi pejabat Kadivhumas Polri saat ini, Pak Setyo Wasisto, saya menilai yang bersangkutan kurang kompeten dalam jabatan tersebut. Sebagai etalase terdepan Polri, unit public relation atau divisi hubungan masyarakat, amat penting untuk menjaga tutur-pernyataan di hadapan publik. Saya seringkali mendengar pernyataan Kadivhumas Polri belakangan ini yang kontraproduktif terhadap upaya mendekatkan Polri kepada rakyat," pungkas Wilson. (red/imc)

Share

Indonesia Media Center

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: