Navigation

Jelang Penerimaan Siswa Baru SD dan MI Ribut Berebut Murid

Jatim/Magetan, IMC - Jelang penerimaan siswa baru, dunia pendidikan Kabupaten Magetan mulai memanas. Diduga ada konflik dari sejumlah Sekolah Dasar (SD) dan juga Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan, Pemdes setempat memediasi kedua pihak untuk duduk bersama mencari jalan keluar. Pertemuan tersebut juga diikuti oleh perwakilan Kepala Sekolah, Guru dan juga komite, Rabu (11/4/2018).

Komite SDN 1 Plumpung mengatakan, dalam musyawarah tersebut pihaknya meminta agar dilakukan kerjasama dari pihak SD dan juga MI saat proses penerimaan siswa baru, sehingga sama-sama tidak kekurangan murid, dan bisa bersaing dengan desa yang lain.

“Kita menuntut agar proses penerimaan siswa baru ini kita bekerjasama, SD, MI “istilahe mlaku bareng” (jalan bersama, red) agar tidak kalah dengan desa-desa yang lainya,” kata salah satu komite sekolah SDN 1 Plumpung.

Sementara, pihak MI Plumpung juga mengajak kepada semua pihak agar sama-sama saling bersaing secara sehat karena sekolah adalah hak dari pilihan masing-masing anak.

“MI dari awal tidak pernah memaksa anak untuk bersekolah disini, semua kita serahkan anak masing-masing, kita tunjukan kwalitas,dan mari bersaing secara sehat, “ujar Eliya Maftukhah, Kepala Sekolah MI Plumpung.

Pihak desa selaku penengah permasalahan tersebut menjelaskan, Kepala sekolah dan guru dikumpulkan karena ada salah satu sekolah yang mengadu kepada pihak desa. Sekolah yang mengaku takut kekurangan murid dan minta kebijakan desa.

“Hal ini terjadi karena ada dari SD yang takut kekurangan murid dan minta kibijakan desa, jadi kita kumpulkan untuk mencari jalan keluar," ungkap Kepala Desa Plumpung, Wahyu Darto. 

Wahyu meminta kepada anak dan juga wali murid agar lebih bijaksana memilih sekolah sesuai hati dan minat masing-masing anak.

“Untuk anak dan wali murid saya harapkan lebih bijaksana, pilihlah sesuai minat anak, untuk SD dan MI kami berharap bisa saling membantu dan saling mengisi,“ pungkasnya. (sat/ant)
Share
Banner

pewarta madiun

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: