Recent

Indonesia Media Center (IMC)

PPIB Pastikan Habib Rizieq Kembali ke Tanah Air Pada 21 Februari 2018

Jakarta, IMC - Atas izin dan kesepakatan para ulama, para kyai, para ustadz, para tokoh masyarakat serta para tokoh aktifis muslim dan nasionalis, Panitia Penjemputan Kepulangan Habib Rizieq Shihab (PPIB) telah terbentuk pada hari Sabtu, 10 februari 2018 di Jakarta.

“Kami panitia penyambutan, yakin seyakin-nya Imam Besar Habib Rizieq Shihab akan pulang kembali ke Tanah Air Indonesia. Karena kepulangan beliau telah lebih dahulu dikonfirmasikan mengenai kepastian kepulangannya sejak Desember 2017 di Jeddah,”  demikian disampaikan H. Damai Hari Lubis ,SH., M, Sekretaris Panitia Penjemputan Imam Besar (PPIB) melalui siaran pers-nya hari ini.

“Melalui saya selaku delegasi dari semua murid yang ada di NKRI, termasuk mewakili dari atau jamaah beliau, dan mewakili suara suara rindu dari para pengikut, dari para pencinta, maupun aktifis muslim dan para simpatisan. Maka kesiapan beliau untuk kesediaannya menampung kerinduan dan kecintaannya kepada para murid, para pencinta dan para  simpatisan, sangat ditunggu  ditanah air NKRI,” terang sekretaris PPIB.

Damai Hari Lubis juga menyampaikan, rencana kepulangan Habib Rizieq Shihab telah dipastikan oleh Ketua PPIB Eggi Sudjana, melalui komunikasi via telepon beberapa hari lalu dengan sang Imam Besar.

“Beliau imam besar ummat Islam Indonesia menyampaikan bahwa beliau sangat memahami, dan akan pulang ke tanah air, dan tidak mempersoalkan apapun yang akan dilakukan penguasa atas kriminilisasi terhadap dirinya. Serta akan mengadakan  'perlawanan' dengan catatan menunggu hasil istiqarah yang akan dimintakan serta dipanjatkannya, dalam doa beliau kepada Allah Sang Pemilik dan Pemberi Jalan Kebenaran!” Tegas Sekretaris PPIB.

Sekilas Habib Rizieq Shihab 

Habib Rizieq Shihab lahir di Jakarta pada 24 Agustus 1965, ayah beliau Habib Husein bin muhammad Shihab dan ibu beliau Syarifah Sidah Alatas,ayahnya meninggal semenjak beliau masih berumur 11 bulan,dan semenjak itulah Habib Muhammad Rizieq Shihab tidak dididik di pesantren.

Namun sejak berusia empat tahun, Beliau sudah rajin mengaji di masjid-masjid. Ibunya yang sekaligus berperan sebagai bapak dan bekerja sebagai penjahit pakaian serta perias pengantin, sangat memperhatikan pendidikan Habib Muhammad Rizieq Shihab dan satu anaknya yang lain.

Setelah lulus SD, Habib Muhammad Rizieq Shihab masuk ke SMP Pejompongan, Jakarta Pusat. Ternyata jarak sekolah dengan rumahnya di Petamburan, juga di Jakarta Pusat, terlalu jauh. Beliau pun kemudian dipindahkan ke sekolah yang lebih dekat dengan tempat tinggalnya, SMP Kristen Bethel Petamburan.

Lulus SMA, Habib Rizieq meneruskan studinya di King Saudi University, Arab Saudi, yang diselesaikan dalam waktu empat tahun dengan predikat cum-laude. Habib Muhammad Rizieq Shihab pernah kuliah untuk mengambil S2 di Malaysia, tetapi hanya setahun.

Habib Muhammad Rizieq Shihab mendeklarasikan berdirinya Front Pembela Islam (FPI) tanggal 17 Agustus 1998. Front Pembela Islam (FPI) adalah sebuah organisasi massa Islam yang berpusat di Jakarta.

Selain beberapa kelompok internal, yang disebut oleh FPI sebagai sayap juang, FPI memiliki kelompok Laskar Pembela Islam, kelompok paramiliter dari organisasi tersebut yang kontroversial karena melakukan aksi-aksi "penertiban" (sweeping) terhadap kegiatan-kegiatan yang dianggap maksiat atau bertentangan dengan syariat Islam terutama pada masa Ramadan dan seringkali berujung pada kekerasan.

FPI mulai dikenal sejak terjadi Peristiwa Ketapang, Jakarta, 22 November 1998, sekitar 200 anggota massa FPI bentrok dengan ratusan preman. Bentrokan bernuansa suku, agama, ras, antargolongan ini mengakibatkan beberapa rumah warga dan rumah ibadah terbakar serta menewaskan sejumlah orang.

Pada tanggal 30 Oktober 2008 Habib Muhammad Rizieq Shihab divonis 1,5 tahun penjara karena dinyatakan bersalah terkait penyerangan terhadap massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan atau AKKBB pada peristiwa Insiden Monas 1 Juni. Selain itu dia juga sangat menentang adanya pornografi dan pornoaksi di Indonesia. Dia pernah berdemo untuk pembubaran majalah Playboy Indonesia. 

Share
Banner

Miss Muezza

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: