Recent

Indonesia Media Center (IMC)

Ketua FPI DPW Kabupaten Lebak Membantu Kendaraan Truk yang Amblas.

Serang|Banten, IMC - Kendaran truk milik Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Al - Futuhiyah Cipanas Lebak Banten pimpinan Buya KH. A. Kurtubi Jaelani dan juga sebagai tokoh Imam Besar FPI Banten, yang membawa air minum sehat merek Moya Alfahani untuk dikirim ke Balaraja, amblas di Kampung Cemplang, Desa Cemplang Kecamatan Jawilan Kabupaten Serang - Banten, pada Minggu, (25/02/18).

Salahudin, supir truk pembawa air minum sehat Moya Alfahani memaparkan kronologis amblasnya kendaraan truk bernomor polisi  B 9482 HY yang dikendarainya hendak melintas melewati jalan alternatif. Ketika masuk, baru beberapa meter saja ada yang memberi info dari kendaraan yang berpapasan. Infonya jangan lanjutkan  melintas, Karena jalan diportal.

"Infonya jalan alternatif yang saya lewati di portal, jangan melintas. Rencana saya balik arah dengan parkir di lahan pinggir warung, namun tekstur tanah sedikit basah dan terjadilah amblas sekira pukul 17:30 WIB. Dan baru berhasil dievakuasi sekira pukul 21: 30 WIB dengan cara ditarik oleh kendaraan lain." papar Salahudin.

Salahudin menambahkan, setelah kendaraan dalam kondisi aman diluar area, kendaraan malah mogok karena ada konsleting kabel dibagian perapian, sehingga mobil sulit untuk dihidupkan mesinnya. Hingga pukul 02:30 WIB. kendaraan belum juga bisa dihidupkan dan terpaksa harus memanggil mekanik dari Ponpes Futuhiyat Cipanas Lebak.

Hikmatullah, Ketua FPI DPW Kabupaten Lebak beserta anggotanya turut memberikan bantuan untuk mengeluarkan truk tersebut.
"Saya dapat informasi bahwa kendaraan truk yang membawa air mineral merek Moya Alfahani milik Ponpes Salafiyah Al - Futuhiyah mengalami amblas didaerah Cemplang, dan saya datang melihat kelokasi untuk memberikan bantuan," ucap Kyai Hikmatulllah, Ketua FPI DPW Kabupaten Lebak kepada wartawan.

Dari pantauan wartawan IMC, Ketua FPI DPW Lebak sekira jam 01:30 pagi masih berada dilokasi, dimana truk tersebut amblas. Karena  kendaraan tidak bisa dihidupkan, terpaksa  pasokan air tertunda karna harus menunggu perbaikan kendaraan (AS)
Share
Banner

Arief Bontot

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: