Recent

Indonesia Media Center (IMC)

Brebes Darurat Banjir


Brebes | Jawa Tengah, IMC - Banjir yang melanda Kabupaten Brebes
 12 Februari 2018 lalu yang merendam tiga kecamatan dan menghilangkan dua nyawa warganya hingga kini belum juga usai. Luapan air sungai di Jatibarang masih menggenagi jalan raya sehingga menghambat aktifitas dan mobilitas warga.

Baca juga : Ribuan Rumah di Brebes Terendam Banjir, 2 Nyawa Melayang

Belum juga surut banjir di wilayah tersebut, kini wilayah lain Brebes bagian barat mengalami hal serupa.

Tepatnya dini hari tadi sekira pukul01.00 Wib, tepatnya dari desa Jati Sawit sampai ke Desa Limbangan.

Menurut keterangan salah satu sekretaris desa, Turino Andi Cahyadi, SE, ia menuturkan bahwa banjir yang terjadi di Kecamatan Losari Kabupaten Brebes pada Rabu (21/2/18) dini hari tadi disebabkan oleh jebolnya tanggul sungai Cisanggarung dari arah hulu Selatan (Bendung Cibendung dan Bendung Cikeusik) yang terdapat di desa Babakan dan Kalibuntu.


"Banjir Losari (sungai Cisanggarung)
Banjir dari arah hulu (selatan/bendung cibendung/bendung cikeusik), tanggul yg jebol desa Babakan, Kalibuntu," katanya melalu pesan WhatsApp Messenger, Rabu (21/2/18).

Selain jebolnya tanggul sungai, banjir juga disebabkan karena rembesan air dan sungai tidak mampu menampung debit air sehingga meluap ke pemukiman warga.

"Selebihnya karena rembesan/kebocoran tanggul sungai cisanggarung dan les/luberan sungai tang debitnya tidak dapat  tertampung," tambahnya.


Sekitar 700 KK di desa yang terdampak langsung dari banjir di kecamatan Losari dievakuasi ke tempat yang aman diantaranya di kantor Balai Desa, gedung SMP 2 Losari dan kantor Kec Losari.

"Jumlah kerugian belum dapat dihitung, ada 1 desa yg 80% penduduknya mengungsi yaitu desa Babakan, total perkiraan penduduk yang diungsikan di gedung balidesa, gedung SMP 2 LOSARI, kantor kec.Losari lebih dari 700 KK," jelasnya.

Sementara itu, dengan swadaya warga masyarakat bergotong royong membuat bendungan tangggul yang rembes dan jebol dengan karung yang diisi dengan pasir. (red)
Share
Banner

Arief Bontot

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: