Navigation

Masyarakat Apresiasi Pengaspalan jalan Simpang Paya Ketengar-Kampung Bandung




Aceh Tamiang, IMC - Pengaspalan badan jalan Simpang Paya Ketengar-Kampug Bandung sepanjang lebih kurang 5 Km serta kelebarannya 4 meter mendapat apresiasi dari warga terutama yang berdomisili disepanjang jalan itu.

Proyek tersebut dikerjakan oleh pihak rekanan PT. Jasa Mandiri Nusantara pagu anggarannya sebesar Rp. 13,82 Miliyar,  bersumber DAK APBK 2017 Aceh Tamiang.

Didasari investigasi dan wawancara langsung ke lapangan yang dilakukan, Selasa (23/1/18), masyarakat mengakui sangat bersyukur dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Aceh Tamiang.

"Setelah dilakukan pengaspalan badan jalan ini, jujur saya katakan, kami merasakan seperti baru merdeka," kata M. Husin Datok (red-Kades) Kampung Krueng Sekajang Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang.

Pasalnya, sejak tahun 1990 jalan yang merupakan satu satunya jalur lintas dan transpotasi bagi warga kondisinya rusak berat serta tidak pernah tersentuh perbaikannya.

"Alhamdulillah sekarang ini setelah diaspal, hasil pertanian komoditi milik warga seperti, pinang, coklat, karet, sawit dan gabah telah lancar dibawa ke pasar Kota Kuala Simpang maupun Kota Langsa.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasihnya pada rekanan pengerjaan pengaspalan jalan Simpang Paya Ketengar-Kampung Bandung PT. Jasa Mandiri Nusantara.

Memberi kesempatan bagi para pemuda dan warga kampung  setempat yang tidak memiliki pekerjaan tetap, memberi peluang yaitu mempekerjakan mereka pada proyek dimaksud.

"Sebuah sikap yang sangat terpuji dilakukan oleh pihak rekanan, semoga langkah yang sama juga dilakukan oleh pihak rekanan lainnya setiap ada pengerjaan proyek di kampung melibatkan warga setempat dalam pengerjaannya," datok Husin.

Selain itu agar badan jalan tersebut tidak cepat rusak M. Husin berharap pada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang untuk membangun saluran air (drainase) di kiri dan kanan badan jalan.

"Sayang jalan yang sudah cantik itu, akan cepat rusak karena kiri kanan badan jalan tidak miliki drainase, bila hujan turun dalam curah yang tinggi, dikhawatirkan badan jalan akan tergenang oleh air, akibat tidak ada saluran pengaturan air," imbuhnya.

Sementara itu ditempat terpisah salah seorang warga lainnya M. Ali (45) seharinya membuka usaha warkop disimpang Paya ketenggar mengatakan, saat ini kondisi jalan mulai dari simpang Paya Ketenggar-Kampung Bandung kondisinya sangat bagus.

"Alhamdulillah, faktanya anda lihat sendiri, mulai dari sini (red-simpang Paya Ketenggar) hingga kampung bandung, kondisi jalan setelah diaspal akses atau jalur transportasi menjadi lancar,," katanya.

Selain itu kata M. Ali keuntungan lainnya yang diperoleh oleh warga yang berdomisili memiliki lahan atau tanah disepanjang jalan yang telah diaspal tersebut  selain membuat wajah gampong menjadi indah.

"Harga jual tanah milik masyarakat setempatpun semakin melambung tinggi," pungkasnya.

Penulis : (Red AtjehUpdate)
Penyunting : Bambang Herman
Share
Banner

Bambang Herman

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: