Recent

Indonesia Media Center (IMC)

Bosan Melewati Jalan Penuh Kubangan, Tukang Ojek Timbun Jalan Berlubang




Lembata, IMC- Tingginya curah hujan yang melanda wilayah Kabupaten  Lembata, NTT menyebabkan sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan. Bahkan sejumlah rumah tertimpa pohon tumbang. Sejumlah ruas jalanpun berubah menjadi kubangan berlumpur. Namun kondisi ini justru memunculkan inisiatif warga.

Di kota Lewoleba Lembata, NTT, puluhan tukang ojek yang sehari-hari mangkal di Terminal barat, Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, NTT, selama dua hari Senin (29/1) dan Selasa (30/1), secara swadaya menimbun ruas jalan yang membelah persawahan Waikomo, Kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan, kabupaten Lembata.

Musim penghujan yang terus melanda wilayah Lembata lebih dari sepekan ini menyebabkan ruas jalan tersebut dipenuhi kubangan. Ruas jalan tersebut selalu ramai dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, sebab jalur itu menghubungkan Pasar Pada dengan sejumlah desa di empat Kecamatan.

“kami tukang ojek yang setiap hari melintas jalur sawah menuju pasar Pada mengantar penumpang sudah gerah dengan kondisi ini. Kubangan besar hampir di seluruh ruas jalan sangat menganggu kenyamanan penumpang. Banyak penumpang meminta kami untuk memutar menghindari jalur yang penuh genangan air ini. Tetapi kalau memutar kami rugi. Maka kami berinisiatif untuk menimbun jalur ini secara swadaya. Kami semua tukang ojek kumpul uang untuk beli material berupa Sirtu. Kami juga mminta bantuan beberapa orang yang menaruh iba pada ruas jalan ini,” ujar Bence Buran juru bicara puluhan tukang ojek itu kepada Indonesiamediacenter.com
, Selasa (30/1).

Menurutnya, inisaiatif menimbun jalan ini semata-mata karena sudah lama ruas jalan ini rusak namun belum diperbaiki. Bence Buran bersama puluan ojek lain meminta uluran tangan warga untuk bahu membahu memberikan sumbangan berupa material tanah batu dan pasir agar kubangan-kubangan di jalur sawah Waikomo ini dpat ditimbun.

“kami tidak menuntut pemerintah harus segera perbaiki ruas jalan itu, tetapi kami hanya minta swadaya material guna menimbun kubangan yang semakin lebar di musim penghujan ini,” ujar Tomi Liku, tukang ojek. (PT/Emanuel Bataona).

Share
Banner

Emanuello Bataona

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: