Indonesia Media Center (IMC)

Warga Keluhkan Jembatan Penghubung Gampong Paya Peudada Belum Bisa Dilalui



Bireuen | Aceh, IMC - Jembatan merupakan salah satu urat nadi sarana penghubung masyarakat dalam melakukan aktivitas untuk digunakan sebagai akses yang akan dilalui warga menggunakan jembatan dibangun oleh pemerintah setiap tahun anggaran berjalan, Kamis (28/12/17).

Sejumlah Masyarakat yang melintas Jembatan Gampong Paya Kecamatan Peudada menuju Gampong Teupok Teungoh Kecamatan Jeumpa Bireuen belum bisa menggunakan jalur jembatan penghubung, dikarenakan belum siap kerjakan oleh pihak rekanan yang mengerjakan proyek tersebut saat dilihat di lapangan. Hal tersebut disampaikan oleh beberapa warga yang sering melintas di jembatab tersebut kepada media ini.


Menurut Razali warga sekitar, meminta kepada Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Pemerintah Daerah Bireuen bersama Intansi Dinas terkait. Segera memanggil pihak rekanan untuk menuntaskan pekerjaan proyek untuk bisa dilalui oleh warga lainnya.

"Jangan kami masyarakat dirugikan dengan gara - gara proyek jembatan tersebut belum dituntaskan oleh pihak rekanan, sedangkan kami tidak bisa melalui dan sulit melintasnya jembatan yang kita lihat belum layak dilintasi, baik melalui kenderaan mobil, Betor (Becak Motor) maupun sepeda motor masih sulit dilalui. Kadang kaum perempuan saat berbonceng dengan kereta harus turun dulu untuk mendaki jembatan karena takut bisa jatuh bila tidak turun dari sepeda motor, " kata warga Teupok Tunong.


Padahal menurut sejumlah warga di sekitar yang enggan disebut namanya, kepada beberapa media di lokasi pekerjaan proyek jembatan tersebut mengatakan bahwa Pembangunan Proyek Jembatan ini sekitar bulan 6 Maret-Juni 2017 sudah mulai dikerjakan. Hingga akhir tahun 2017 jembatan belum dapat digunakan oleh warga.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Keuchik Fauzi Hasan, Gampong Seuneubok Paya Kecamatan Peudada. Dia selaku pimpinan desa sangat mengharap kepada Pemerintah Aceh dalam hal ini Pak Irwandi Yusuf untuk segera memanggil SKPA terkait dijajaran Pemerintah Aceh, secara tegas berani memanggil pihak rekanan untuk segera melakukan pelaksanaan pekerjaan proyek Jembatan Lintasan Gampong Seunebok Paya-Teupoek Tunong secara tuntas agar bisa dilalui oleh masyarakat dengan kendaraan.

"Apa lagi ini kan sudah akhir tahun anggaran, semestinya sesuai peraturan perundang-undangan semua pelaksanaan pekerjaan proyek Jembatan ini harus selesai dan dituntaskan sebaik mungkin supaya bisa dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan akses jembatan tersebut, bukan seperti begini cara kinerja pihak rekanan dengan dinas terkait bagaikan melantarkan tanpa bisa digunakan oleh kami masyarakat sesuai perencanaan, jadi dinas terkait terkait ,baik di Provinsi dan di Kabupaten Bireuen harus tegas menindaklanjuti, harapan kami ini supaya bisa diambil sikap yang tegas," Cetus Pak Keuchik Seuneubok Paya Peudada ini.


Hingga berita ini diturunkan, pihak media sempat  menemui pihak pengawas rekanan di lapangan bernama Haikal. Saat ditanyai oleh media mengapa pamplet papan nama pekerjaan proyek tersebut tidak dipasang di sekitar pekerjaan proyek jembatan ini, jawabnya papan nama proyek Jembatan ini sudah dibawa ke Kantor. 

Begitu juga saat dilakukan konfirmasi ke pihak dinas terkait Pemkab Bireuen, Fadli Amir, ST menerangkan, "pembangunan jembatan di Gampong Seuneubok Paya Kecamatan Peudada oleh PT Gadeng Multi Koalisi dengan sumber dana Otsus 2017, dikerjakan sudah sesuai dengan anggaran tahap pertama 2017, sementara pekerjaan  talud sudah melebihi dari volume pekerjaan."

Namun berbeda saat kita terlihat di empat sisi sebelah barat dan timur jembatan belum ada tanda siap dikerjakan proyek Jembatan Penghubung antar dua Kecamatan Peudada dan Jeumpa, pada beberapa bulan yang lalu pernah disidak dalam kunker oleh Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah bersama Wakil Bupati Bireuen DR Muzakkar Agani, M.Si, terkait Proyek Jembatan Gampong Seunebok Paya-Teupok Tunong sebagai Jembatan Penghubung dua Kecamatan Peudada dengan Kecamatan Jeumpa. 

Saat media meliput di lapangan memang indikasinya banyak yang belum selesai dikerjakan baik di sebelah timur jembatan maupun di sebelah barat tidak ditimbun secara merata untuk diaspal,begitu juga disisi kiri dan kanan Talud jembatan Seuneubok Paya Peudada, itu belum siap dikerjakan secara tuntas tanpa bisa dilalui oleh kenderaan mobil, becak dan sepeda motor.

Penulis : Bambang Herman
Share
Banner
loading...

Indonesia Media Center

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: