Headline

Religi

Lingkungan

Powered by Blogger.

Belum Genap 2 Bulan Terbentuk, Banyak Pihak Merangkul Pokja Wartawan Kota Tua Jakarta

by : On 12/07/2017 12:56:00 AM



Jakarta, IMC - Belum genap 2 (dua) bulan resmi terbentuk Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kota Tua Jakarta, tepatnya 17 Oktober 2017 beberapa pimpinan media massa yang berada di DKI Jakarta sepakat menandatangani SKB pembentukan Pokja Wartawan Kota Tua Jakarta.


Pembentukan Pokja Wartawan tersebut bukan serta merta tanpa ijin dari pemangku jabatan dari Unit Pengelola Kawasan. Hal ini terbukti dengan adanya surat mandat dari Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Jakarta pada tanggal 12 Oktober 2017 terkait pembentukan organisasi Pokja Wartawan.

Meskipun demikian, sampai dengan saat ini Pokja belum memiliki kantor sekretariat yang tetap, bahkan setiap kali mengadakan rapat dan konsolidasi Pokja masih memanfaatkan area publik yang berada di kawasan Kota Tua seperti convinience store, ruang miting UPK, ruang cctv UMKM, bahkan mengadakan rapat di atas panggung UMKM pada Senin, 4 Desember 2017 lalu.

Selain itu, Pokja Wartawan Kota Tua Jakarta, meskipun ruang sekertariat belum ada pihak yang memfasilitasi baik dari pihak UPK Kota Tua maupun pihak dinas terkait, namun semangat berkarya dan berkorban dari seluruh anggota pokja tidak ada bandingannya.

Karya nyata dan pengorbanan seluruh elemen di Pokja salah satunya dengan melahirkan media massa online dengan portal www.kotujakarta.com, membuat brand image dengan membuat uniform dan kartu identitas Pokja. Semua kebutuhan tersebut diatas dengan menggunakan dana swadaya tanpa bantuan dari pihak luar. Sungguh luar biasa komitmen Pokja baik secara materi maupun pemikiran diberikan tanpa pamrih demi terwujudnya publikasi kawasan Kota Tua Jakarta.


Sampai dengan saat ini, lebih dari dua puluh lima media online, media cetak dan elektronik tergabung dalam Pokja Wartawan Kota Tua dan masing-masing senantiasa mempublikasikan seluruh event Pokja dan destinasi wisata Kota Tua Jakarta.

Ada hal yang menarik dari Pokja, kini eksistensi Pokja sudah mulai diperhitungkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

Dengan semangat membantu pemerintah untuk mempublikasikan destinasi wisata Kota Tua Jakarta dan mengupayakan agar kawasan kota tua benar-benar dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia, para pekerja media komit dan bersama-sama berjuang dalam Pokja Wartawan Kota Tua Jakarta dengan kesederhanaan dan fasilitas yang sangat terbatas.

Keterbatasan yang dimiliki Pokja Wartawan Kota Tua tidak membuat ciut nyali semua anggota. Semua bersinergi dalam satu visi dan misi yang sama.

Kepala UPK Kotu Jakarta Norviadi Setio Husodo menyampaikan bahwasanya penataan pengembangan dan pemanfaatan kawasan kota tua diperlukan dukungan dari pewarta dengan medianya untuk mempromosikan dan mempublikasikan kawasan kota tua sebagai destinasi wisata di Provinsi DKI Jakarta.

Ibarat gayung bersambut, rekan-rekan media yang berada dalam wilayah DKI Jakarta dengan sigap menyambut baik dan segera merealisasikan visi yang baik dari UPK tersebut, karena rekan-rekan media menyadari bahwa destinasi wisata kota tua sangat banyak menyimpan potensi dan dapat dijadikan destinasi wisata internasional.

Dalam menjalankan visi misinya, Pokja Wartawan Kota Tua Jakarta (PWKTJ) langsung menyusun program baik jangka pendek menengah dan jangka panjang.

Langkah awal, PWKTJ melakukan konsolidasi baik internal maupun eksternal. 
Konsolidasi dilakukan sebagai upaya sosialisasi dan penguatan dukungan dari berbagai pihak terkait.

Langkah itu terwujud kemarin, Senin (4/12) bertempat di panggung UMKM kawasan kota tua, tepatnya di Jalan Cengkeh Jakarta Barat, sebanyak 26 anggota, pengurus dan dewan pengarah Pokja Wartawan Kota Tua melakukan rapat dan konsolidasi untuk mematangkan langkah-langkah konkret Pokja.

Dalam kesempatan tersebut, hadir di tengah-tengah rapat Bapak Drs. Bondan Enang Tirtana san Hengky Abidin, MM. selaku penasihat Pokja.

Hal yang paling menarik dalam rapat konsolidasi tersebut, hadir Eky Pitung selaku Ketua Umum Brigade Anak Jakarta sekaligus sebagai tim pengarah gubernur DKI bidang infrastruktur. Kehadirannya sebagai upaya merangkul dan saling bersinergi dalam upaya program kerja dari Pokja Wartawan Kota Tua Jakarta.

Selain Eky Pitung, sebagai bukti Pokja bersinergi dengan semua pihak, H.M. Arief Haryono alias "Ki Ngapak" turur serta memberikan dukungannya kepada Pokja.

Ketika disinggung mengenai sekertariat Pokja, HM Arief Haryono spontan menawarkan yayasannya sebagai tempat untuk konsolidasi Pokja.

Ini merupakan respon yang sangat real dan sangat dibutuhkan oleh Pokja Wartawan Kota Tua.



Beberapa waktu lalu, Pokja juga telah makukan konsolidasi dengan pemangku di DKI, pada hari Jumat (24/11) Pokja melakukan pertemuan dengan Sanny A. Irsan selaku Ketua Tim 10 Anies-Sandi Bidang Seni Budaya dan Pariwisata hadir ditengah-tengah rekan-rekan wartawan yang tergabung dalam Kelompok Kerja (POKJA) Wartawan Kota Tua Jakarta dalam rangka koordinasi antara Pokja Wartawan Kotu dengan pihak Pemprov DKI Jakarta yang berlangsung di Gedung Pengelola Pusat UMKM Kota Tua, Jalan Cengkeh Jakarta Barat. (Syaefudin)


SPACE AVAILABLE (HUB: 0816 6162 48)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »