Navigation

Arianti Balita Penderita Penyakit Kelainan Darah Butuh Uluran Tangan



Pangkal Pinang, IMC - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Peduli Rakyat Indonesia (LP-RI), beserta awak media Rabu (20/12/2017) mendatangi RSUK Bhakti Wara guna menjenguk Arianti (2) tahun yang terbaring lemas di ruangan umum sekaligus memantau perkembangan anak yang belakangan santer pemberitaannya di Media Sosial (Medsos) akibat mempunyai penyakit kelainan darah pada hari Kamis (21/12/2017).

Dalam hal ini, LSM dan Media yang tergabung didalamnya, sangat peduli dan terharu melihat Arianti  terbaring lemas di Ruangan umum kelas III tersebut.

Aryanto Ayah Rianti mengatakan ”Awalnya anak saya itu merasakan sakit sudah tiga (3) minggu, sebelumnya sudah dibawa ke Puskesmas Menteng Pangkalan Baru. Namun belum juga membaik akhirnya kami bawa ke RSUK Bhakti Wara Pangkal Pinang dan langsung ditangani pihak Rumah Sakit."

" Dari hasil pemeriksaan pihak RSUK Bhakti Wara anak saya mengalami Kelainan darah, Sebenarnya saya juga kurang paham anak saya sakit apa," imbuhnya.

“Padahal sudah diadakan pemeriksaan sebelumnya oleh Dokter dan sudah di cek dugaan sakit malaria, tipes juga DBD namun hasilnya tidak ditemukan dan bebas dari penyakit tersebut, diatas, ” kata Aryanto.

Kata Dokter RSUK Bhakti Wara bahwa Rianti perlu penambahan darah, dan darah yang diperlukan yaitu darah golongan darah (B+).

"Kami sekeluarga kebingungan harus cari kemana, karena keterbatasan biaya, akhirnya ada kawan yang membantu lewat Media Sosial “Alhamdulillah” sudah dapat darahnya," kata Ayah Rianti kepada media.

”Saya selaku Orangtua mengucapkan banyak-banyak berterimakasih kepada seluruh teman dan saudara yang peduli pada Rianti," ucapnya.

Di tempat terpisah, Evan Satriady Ketua LP-RI merasa terpanggil untuk membantu Rianti yang terbaring lemas memerlukan donor darah dan uluran dari tangan dari Dermawan dan orang yang mampu.

“Evan juga mengatakan sebelumnya kita ketahui informasi dari Ketua DPW Perindo Babel Bapak Hermanto Poeng yang menshare lewat WA ke Saya dan saya langsung share Wa tersebut ke medsos. Kemudian langsung kerumah sakit ini untuk mencoba mengecek ternyata memang benar hal ini, dan saya mengetuk hati untuk para dermawan agar keluarga Rianto bisa terbantu,” ungkap Evan.

Ditanya soal BPJS Rianto, mengatakan ”Sebenarnya kami juga sudah mengurus BPJS klas III dan belum bisa dipakai dan saat ini kami bingung cuma kami berharap kepada Instansi terkait dan Dermawan agar sudi kiranya mengulurkan tangannya guna membantu anak kami dan meringankan beban biaya Rumah Sakit."

Saat LSM dan Media meminta konfirmasi ke pihak RSUK Bhakti Wara, humas Rumah Sakit tersebut mengatakan, ”Kalau Bapak mau meminta konfirmasi kirim saja surat permohonan dan pemberitahuan sebab saya tidak berkapasitas menjawab, Itu kode etik Kedokteran pak.” pungkasnya.

Sumber : BantenNet.com
Share
Banner

Indonesia Media Center

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: