Indonesia Media Center (IMC)

Cegah Masuknya Narkoba Di Lingkungan Intelektual, Universitas Samudera Aceh Gelar Kuliah Umum Perangi Narkoba



Langsa, IMC - Dalam rangka mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba, Universitas Samudra (Unsam) mengadakan kuliah umum dengan tema "Aceh Pintu Gerbang Masuk Narkoba, Bagaimana Mahasiswa Memeranginya", Rabu (15/11/17).




Kuliah umum pencegahan narkoba masuk ke Aceh dan antisipasi di kalangan Mahasiswa bersama Brigjend Pol. Drs. Faisal Abdul Naser, M.H., dibuka langsung oleh Rektor pada pukul 10.00 Wib di Aula Fakuktas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Samudera Langsa Aceh.

Turut Hadir Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjend Pol. Drs. Faisal Abdul Naser, M.H., Kepala BNN Kota Langsa AKBP Navri Yulenny, S.H., M.H, Sekretaris Daerah (sekda) H. Syahrul Thaib, S.H., M.Ap., Wakil Rektor lll Bidang Kemahasiswaan Bukhari, S.Pd., M.Pd., para Dekan, Pemerintahan Mahasiswa (Pema), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Resimen Mahasiswa (Menwa) dan tamu undangan. 




Rektor Dr. Bachtiar, S.Pd., M.Pd. Mengatakan Narkoba jangan sampai masuk kedalam kampus, apalagi mahasiswa memakai narkoba, pihak Universitas Samudra tidak ada toleransi apabila mahasiswa terbukti/tertangkap pihaknya langsung mengambil tindakan tegas dengan melakukan Drop Out (DO).

"Apabila ada mahasiswa yang terjerat narkoba meminta penandatanganan surat menyurat ataupun ijazah, kita tidak akan terima secara administrasi karena kampus mendidik Mahasiswa/Mahasiswi bukan merusak moral anak bangsa," kata Rektor. 

Kepala Badan Narkoba Nasional Provinsi Aceh Brigjend Pol. Drs. Faisal Abdul Naser, MH., sebagai narasumber mengungkapkan mengapa Aceh bisa jadi gerbang masuknya narkoba, karena saat ini banyak pelabuhan tikus tempat berlabuhnya narkoba tersebut. 

Badan Narkoba Nasional (BNN) telah menggagalkan Ganja sebanyak enam ratusan kilogram, Sabu sebanyak enam ratusan kilogram, Pil ektasi lima ribu butir dalam penjaringan serta penangkapan dilakukan wilayah Aceh. 

"BNN akan membuat program yang disebut saweu kampus, sekolah meliputi Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP),  Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), Dayah dan Masyarakat Se-Aceh dengan tujuan mensosialisasikan bahaya narkoba," ungkapnya.

Brigjend Pol Drs. Faisal Abdul Naser, MH., menambahkan bahwatarget dari bandar narkoba adalah generasi muda.
"Ketika generasi muda ini hancur maka hancur bangsa ini. Bagi generasi muda jangan pernah mencoba dekat dengan narkoba, apalagi mengkomsumsinya," tutupnya. 

Penulis :Bambang Herman
Penyunting : Valentino
Share
Banner
loading...

Indonesia Media Center

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: