Navigation

Rumah Prabowo 2019 Segera Di-Deklarasikan



Jakarta, IMC - Rumah Prabowo 2019 bergerak cepat, selain konsolidasi Pengurus Tim Nasional, juga pembentukan 36 Korwil se-Indonesia. Dalam waktu dekat Rumah Prabowo 2019 di-deklarasikan secara nasional. Hal itu terungkap dalam rapat tim 09  pada Sabtu, 14 September 2019 di Rumah Wakil Ketua Umum Rumah Prabowo 2019, Dr. Ir. H. M. Nizar Dahlan, M.Si., di Cirendeu Indah Tangerang. 




Rapat tim 09 dipimpin Akhmad Bumi, SH selaku Ketua Harian Rumah Prabowo 2019. Dihadiri Ketua Umum Brigjen TNI (Purn) Priyo Handoko, wakil ketua umum antara lain Dr. Ir. H. M. Nizar Dahlan, M.Si dan Yudha Pradipanegara, Sekjen Rumah Prabowo 2019 Faisal M. Jasin, ST., M.Si,  Dr. Seno Purnomo, Ir. H. Kaharudian Hamid, Dharul Fitrah, SE, Sumarlia Isnaini dan Suriaty Paul.

"Dalam rapat tersebut, terbentuk  panitia deklarasi Rumah Prabowo 2019, disepakati ketua panitia deklarasi Dharul Fitrah, SE., sekretaris Ali Salam, SE., M.Si, bendahara Mila dan beberapa nama panitia lain yang diterbitkan dalam SK," kata Sekjen Rumah Prabowo 2019, Faisal M. Jasin.

Hasil pantauan IndonesiaMediaCenter.com, rapat dimulai pukul 15 wib dan berakhir pkl 18 wib setelah itu shalat Magrib secara berjamaah.

"Rapat memutuskan untuk segera mendeklarasikan Rumah Prabowo 2019 sebagai tempat berkumpulnya para aktifis dan pengagum dan pendukung fanatik Prabowo Subianto untuk maju dalam pertarungan menjadi RI 1 pada Pilpres 2019," kata Ketua Umum RP 2019, Priyo Handoko. 

Nizar Dahlan menjelaskan ada pergerakan yang menarik, ada berita yang berkembang bahwa dalam persiapan pertarungan Pilpres 2019 ini diinginkan agar Prabowo tidak maju dalam hajatan 2019 ini, Prabowo cukup sebagai King Maker untuk memberikan kursi RI 1 kepada pihak lain, hal ini adalah bentuk ketakutan JKW berhadapan lagi dengan Prabowo dalam Pilpres 2019 karena sudah merasa bahwa tidak akan menang melawan Prabowo. 

"Prabowo didukung merata dari semua kelompok, hal ini karena Prabowo adalah tokoh bangsa, ungkap Nizar, Anggota DPR RI 2004-2009 yang juga alumni HMI ini.

"Prabowo juga dekat dengan Umat Islam, dan tegas terhadap komunis / PKI yang hendak dibangkitkan kembali," jelas Nizar.

"Isue bangkitnya lagi Komunis telah menjadi kenyataan. Dan untuk menghadapi Komunis bangkit lagi tidak ada yang bisa mengatasinya selain Prabowo harus menjadi RI 1 dengan komitmennya tidak diragukan lagi untuk bangsa ini," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum, Prio Handoko mengimbau agar seluruh komponen yang berada dalam Rumah Prabowo 2019 lebih ulet dan bekerja keras serta saling membahu demi tercapainya tujuan RP 2019.

"Agar seluruh komponen dirumah Prabowo 2019 perlu kerja keras, ulet dan semangat berjuang tidak boleh padam. Jaga kekompakan diantara kita di rumah Prabowo 2019 ini, semua tim harus saling bahu membahu memenangkan pertarungan ini," jelas Ketua Umum, Prio Handoko.

Wakil Ketua Umum RP 2019, Yudha Pradipanegara menekankan agar perkuat basis, akar rumput.

"Tinggalkan politik bara kuda, pola-pola pendekatan yang dilancarkan Rumah Prabowo 2019 ini perlu dilancarkan dengan pola yang spesifik dan dilakukan secara baik dan rapi," jelasnya. (syf/tim).
Share
Banner

Indonesia Media Center

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: