Navigation

Pengenalan Navigasi Darat dan Survival di Alam Bebas Bagi Camen



Langsa, IMC - Calon Menwa (Camen) Resimen Mahasiswa Satuan 108 Yudha Satria mengikuti pelatihan Navigasi Darat (Navrad)  di lingkungan Universitas Samudra, Kamis (26/10/17).




Heppy Abriansyah, S.Pd sebagai pemateri menjelaskan bagaimana pemahaman navigasi darat mempelajari cara seseorang menentukan suatu tempat dan memberikan bayangan medan, baik keadaan permukaan serta bentang alam dari bumi dengan bantuan minimal peta dan kompas.

"Ingat kalau ingin hebat karena sering berlatih, belajar dan selalu bertanya, tidak ada orang yang tanpa latihan akan memperoleh prestasi menjadi juara,” tegas Heppy Abriansyah, S.Pd.




Heppy juga menerangkan bagaimana Pengetahuan navigasi darat juga diperlukan untuk usaha-usaha pencarian dan penyelamatan korban kecelakaan atau tersesat di gunung dan hutan, dan juga untuk keperluan olahraga antara lain lomba.

Satu hal yang sangat perlu diperhatikan, kondisi alam sangat tidak terprediksi dan kita harus siap setiap saat di hutan/gunung. Kondisi di atas gunung bisa menjadi sangat ekstrim dan berbahaya (hujan deras, longsor, gas belerang).

"Heppy juga mengingatkan kepada seluruh peserta Calon Resimen Mahasiswa Satuan 108 Yudha Satria Universitas Samudra untuk terus berlatih dan berlatih agar memahami dan mengaplikasi navigasi darat secara sempurna, sehingga ilmu yang didapatkan tidak sia-sia," tutupnya.

Penulis : Bembeng Herman

Share
Banner

Indonesia Media Center

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: