Indonesia Media Center (IMC)

Taman Daun & Prahistoric Dalam Malam Pergelaran Seni Dan Literasi




Lembata, IMC- Pergelaran seni dan literasi kian menggema di tanah Lembata. Tanpa dukungan pemerintah, komunitas Taman Daun terus menggelar berbagai kegiatan. Kali ini, Taman Daun bersama project Prahistoric Soul,  akan menggelar pertunjukan seni multimedia dan membaca puisi di Bluwa, Lewoleba Minggu, 13/08/2017.

“Ada 13 orang dari Perkumpulan Prahistoric Soul,  dari berbagai profesi mulai dari penulis yang berusia 70 tahun, ahli multimedia serta pelukis pasir yang terlibat. Saat ini, sebagian sudah hampir satu bulan menginap di Taman Daun. Ada juga yang sedang mempersiapkan panggung pertunjukkan di Lamalera,” jelas Yonas dari Prahistoric. 


Yonas dari Prahistoric Soul menjelaskan pertunjukkan seni multimedia yang digelar, mengkolaborasikan audio visual dengan puisi, tarian, musik, pameran buku, serta berbagai pertunjukan seni dan kegiatan literasi. Kegiatan ini juga menghadirkan Maharani Art (pelukis), Lidya Adventa (tattoo artist), Kristiawa (arkeolog), Dp Arsa & Dwianto Wibowo (photographer), Yudi Chandra, Kokok Saja, Jonas Sestakresna, Deden J. Bulqiny (multimedia). Mereka akan berkolaborasi dengan komunitas Taman Daun.

“Kami mau buat acara panggung pertunjukanyang dituangkan melalui multimedia performance guna mengingatkan masyarakat akan kebutuhan dasar untuk tidak mengekploitasi alam. Mereka akan berkolaborasi bersama kami membuka panggung spektakuler yang belum pernah ada di NTT. Saya rasa ini merupakan moment yang sangat besar dan berguna bagi Lembata,” jelas Bedi Roma. 

Komunitas Taman Daun di wakili Bedi Roma dalam sapaannya juga mengajak seluruh masyarakat untuk mulai bersama membumingkan literasi.

Literasi adalah Konsep kesadaran sosial dimana anak- anak penting untuk berproses melaui buku, bermain dan mengenal dan mencintai alam. 

Setelah Lewoleba, pertunjukkan akbar juga digelar di Lamalera yang mengelaborasi tradisi masyarakat setempat. Ya, “Setelah dari Taman Daun, akan lanjut di Lamalera dan mengangkat tradisi perburuan paus agar tidak punah atau dipunahkan,” tandasnya. (Emanuel Bataona)
Share
Banner
loading...

Indonesia Media Center

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: