Navigation

Revitalisasi Kali Besar Kota Tua Berpotensi Menjadi Wisata Unggulan Daerah




Jakarta, IMC - Pemerintah Kecamatan Tamansari tengah mengadakan sosialisasi pembangunan Masjid dihadapan Dewan Masjid Indonesia (DMI) serta para Pedagang Kaki Lima Binaan UMK tingkat Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (15/8/2017).

Sosialisasi Masjid dan Filtrasi Proyek Revitalisasi Kota Tua selain dihadiri Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), para Pedagang Kaki Lima, juga dihadiri unsur Tiga Pilar Kecamatan Tamansari, yakni Kapt. Inf Hendrik, KaPos Iptu Suarana mewakili KaPolsek Tamansari, Danramil Mayor Inf. Rohani, serta tim Kota Tua Rusyaadi. 

Camat Tamansari Firman, yang diwakili Sekcam Tamansari, Rumiyati, S.Kom., menyampaikan bahwa keberadaan Masjid At Taubah yang letaknya berada di Kolong Jalan Jembatan Layang Asemka akan dijadikan tempat Filtrasi penyaringan air untuk revitalisasi Kali Besar Kota Tua Jakarta.

Menurutnya, Revitalisasi Kali Besar kota Tua di Kelurahan Roa Malaka yang berdampingan dengan wilayah Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, akan berdampak pada sebuah Masjid At Taubah yang terletak dalam wilayah Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari tentunya akan dipugar.

"Kita berharap revitalisasi ini akan dapat memberikan dampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, selain sektor pariwisata juga bisa tumbuh," ungkap Rumiyati saat memberikan pemaparannya.

Dikatakan Rumiyati, untuk penempatan alat filtrasi penyaringan air rencananya akan ditempatkan di jalan Asemka Kelurahan Pinangsia, yang sekarang keberadaan lokasinya digunakan tempat ibadah yakni Masjid At Taubah.

"Pemerintah DKI Jakarta berupaya akan memindahkan Masjid At Taubah ke wilayah Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora yang tidak jauh dari tempat semula, optimistis revitalisasi kali besar kota tua berpotensi menjadi wisata unggulan daerah," tuturnya.

Rencana pemindahan Masjid At Taubah ke wilayah Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, yang tidak jauh dari lokasi, mendapatkan tanggapan dari Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Tamansari, H.M.Arif Haryono.

Dalam kesempatannya, H.Muhammad Arif Haryono, menyampaikan agar dalam rencana pemindahan Masjid jangan tergesa-gesa dan jangan memaksakan kehendak, karena Masjid yang selama ini masih dipakai orang beribadah.

"Sebelum Masjid dibongkar harus ada penggantinya dan yang sudah berdiri bangunannya agar tidak menelantarkan orang yang mau beribadah," ungkapnya dalam acara sosialisasi tersebut.

H.M.Arif Haryono juga mengharapkan agar nanti sebagai pengganti Masjid At Taubah nanti keberadaannya bisa memenuhi syarat, "dari segi lingkungan dan keamanannya, karena tempat sebagai  pengganti Masjid ada ditengah-tengah gardu listrik PLN, dan MCK  sehingga sangat mengkhwatirkan," pungkasnya. (tim pokja kota tua)
Share
Banner

Indonesia Media Center

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: