Navigation

Mantan Jaksa Jadi Advokad, Danny Palapia: Berikan Perlindungan Hukum Bagi Masyarakat



Jakarta, IMC - Mantan Jaksa Danny Palapia di angkat dan di lantik menjadi Advokad melalui organisasi Kongres Advokad Indonesia ( KAI ) Pengangkatan dan Pelantikan Advokad di lakukan langsung olehPresiden Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Indra Sahnun Lubis,bersama  56 Advokad KAI lainnya.

Danny Palapia pria asal Ambon ini memasuki masa purna Jaksa  terakhir bertugas di Badan Diklat Kejaksaan RI yang juga di kenal sebagai Widyaiswara di kampus A Badan Diklat, memberikan materi pada Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa ( PPPJ ) memasuki purna sejak 1 Juni kemudian pada  2 Mei Jumat sore di lantik menjadi Advokad.

Menurutnya pasca memasuki masa purna dari Jaksa dan menjadi Advokad adlah suatu kebhagiaan dan kebanggaaan tersendiri,” Merasa bahagia dan bangga sekali, dapat di lantik menjadi Advokad,” kata Danny Palapia bersama istrinya di sela-sela pelantikan.

Ia punya harapan besar setelah di lantik menjadi seorang Advokad untuk dapat memberikan perlindungan hukum bersama masyarakat,” Besar harapan saya kedepan bersama-sama para penegak hokum lainnya Polisi,Jaksa dan Hakim dapat memberikan perlindungan hokum bagi masyarakat,” kata mantan Kajari Ambon.

Sementara Presiden KAI meminta para  anggota advokat KAI untuk terus meningkatkan  kemapuan profesionalisme advokatannya,harus tegas, gagah dan kuat termasuk saat beracara di pengadilan.
Hal tersebut di sampaikan oleh Presiden DPP KAI dihadapan 56 para peserta pada acara Pengangkatan dan Pelantikan  Advokat KAI di Jakarta,Jumat ( 2/6/17 ).

Menurut Indra Lubis,Pelantikan dan Pengangkatan sebagai anggota Advokad KAI patut di syukuri,kenapa harus bersyukur,karena Undang-Undang Advokad sebentar lagi akan di ubah dan di bentuk menjadi Dewan Advokad Nasional.

“Anda harus bersyukur telah di lantik menjadi Advokad,kenapa bersyukur? Ada suatu perubahan besar,sebentar lagi UU Advokat di ubah dan akan di bentuk Dewan Advokad Nasional ( DAN ) untuk menjadi Advokad nanti akan susah tidak mudah seperti sekarang ini,” kata Indra Lubis.

Lebih lanjut Indera Lubis mengatakan,KAI hanya satu,dan organisasi KAI yang paling besar secara hokum,” Kalau ada yang menggunakan ijasah palsu langsung kami berhentikan,kami pidanakan,tak sembarangan yang ikut kita,ati ati kalian,kitalah organisasi yang paling bersa secara hokum,kami lah yang menentang segala perbuatan-perbuatan yang tidak baik,” pungkasnya.( Muzer )
Share
Banner

Indonesia Media Center

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: